kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Gubernur Bank Sentral Malaysia resmi mengundurkan diri


Rabu, 06 Juni 2018 / 14:19 WIB
Gubernur Bank Sentral Malaysia resmi mengundurkan diri
ILUSTRASI. PELUNCURAN LOCAL CURRENCY SETTLEMENT FRAMEWORK


Reporter: Grace Olivia | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Gubernur Bank Sentral Malaysia Muhammad Ibrahim resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Ibrahim telah secara resmi dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad hari ini, Rabu (6/6). Dus, belum ada keputusan mengenai pengganti posisi Gubernur banks sentral selanjutnya.

"Kami belum memutuskan penggantinya karena kami perlu memiliki persetujuan dari Yang Dipertuan Agung sebelum dapat mengumumkan," ujar Mahathir dalam konferensi pers, seperti dikutip Reuters, Rabu (6/6). Yang Dipertuan Agung mengacu pada Raja Malaysia, Sultan Muhammad V.

Menurut Mahathir, pemerintah akan segera menemui Raja untuk membahas pergantian kursi kepemimpinan Bank Sentral Malaysia.

Adapun, Muhammad Ibrahim merupakan seorang lulusan Harvard University yang diangkat sebagai Gubernur Bank Sentral Malaysia pada Mei 2016 lalu. Ibrahim menggantikan posisi Zeti Akhtar Aziz yang saat itu memasuki masa pensiun.

Pengunduran diri Ibrahim sebagai Gubernur bank sentral terjadi setelah bulan lalu Menteri Keuangan Lim Guan Eng mengatakan bahwa dana dari penjualan tanah yang dibuat oleh pemerintah ke bank sentral senilai 2 miliar ringgit atau US$ 502,51 juta digunakan untuk membayar kewajiban dana negara terkepung 1Malaysia Development Berhad (1MDB)

Ibrahim disebut mendukung keputusan untuk membeli sebidang tanah tersebut dan menyatakan transaksi yang dilakukan telah memenuhi persyaratan pemerintah.

Terkait pengganti jabatan selanjutnya, mengutip Reuters, disebutkan Mantan Wakil Gubernur Bank Sentral Nor Shamsiah Mohd Yunus merupakan kandidat terkuat yang dipertimbangkan saat ini. Nor Shamsiah meninggalkan bank sentral saat masa jabatannya berakhir pada November 2016 silam.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×