kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Hacker Iran bidik universitas AS & Eropa bobol sistem komputer curi materi pelajaran


Jumat, 14 Februari 2020 / 17:57 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria mengetik pada keyboard komputer di depan kode siber yang ditampilkan dalam gambar ilustrasi ini yang diambil pada 1 Maret 2017.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  AMSTERDAM.  Para hacker Iran diduga didukung pemerintah tengah membidik universitas-universitas di Eropa, Amerika Serikat dan Australia dalam beberapa bulan terakhir.

Para peretas ini berupaya membobol sistem komputer di perguruan tinggi di negara-negara maju tersebut untuk mencuri literatur akademik dan materi pelajaran untuk kemudian digunakan di sekolah-sekolah Iran.

Baca Juga: Begini modus pembobolan uang elektronik di China

Serangan tersebut terungkap dari temuan PricewaterhouseCoopers, seperti dilaporkan lembaga penyiar Belanda NOS pada hari Jumat (14/2) seperti dilansir Reuters.

Sejauh ini, belum jelas apakah upaya para peretas Iran tersebut berhasil membobol semua sistem komputer di negara-negara tersebut atau tidak. Para hacker ini menargetkan tiga universitas di Belanda.

Baca Juga: Pembobolan saldo Gopay, antara hacker, kelengahan korban dan perusahaan




TERBARU

[X]
×