kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Hacker Iran bidik universitas AS & Eropa bobol sistem komputer curi materi pelajaran


Jumat, 14 Februari 2020 / 17:57 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria mengetik pada keyboard komputer di depan kode siber yang ditampilkan dalam gambar ilustrasi ini yang diambil pada 1 Maret 2017.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  AMSTERDAM.  Para hacker Iran diduga didukung pemerintah tengah membidik universitas-universitas di Eropa, Amerika Serikat dan Australia dalam beberapa bulan terakhir.

Para peretas ini berupaya membobol sistem komputer di perguruan tinggi di negara-negara maju tersebut untuk mencuri literatur akademik dan materi pelajaran untuk kemudian digunakan di sekolah-sekolah Iran.

Baca Juga: Begini modus pembobolan uang elektronik di China

Serangan tersebut terungkap dari temuan PricewaterhouseCoopers, seperti dilaporkan lembaga penyiar Belanda NOS pada hari Jumat (14/2) seperti dilansir Reuters.

Sejauh ini, belum jelas apakah upaya para peretas Iran tersebut berhasil membobol semua sistem komputer di negara-negara tersebut atau tidak. Para hacker ini menargetkan tiga universitas di Belanda.

Baca Juga: Pembobolan saldo Gopay, antara hacker, kelengahan korban dan perusahaan




TERBARU

[X]
×