kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.073   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.417   28,81   0,53%
  • KOMPAS100 701   4,61   0,66%
  • LQ45 547   2,52   0,46%
  • ISSI 185   1,84   1,00%
  • IDX30 306   0,76   0,25%
  • IDXHIDIV20 402   2,44   0,61%
  • IDX80 81   0,48   0,60%
  • IDXV30 112   1,40   1,27%
  • IDXQ30 102   0,52   0,51%

Hadapi tekanan China, Taiwan mulai produksi massal rudal jarak jauh


Kamis, 25 Maret 2021 / 16:18 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah tentara berada di antara peralatan militer di pangkalan rudal pertahanan udara Taiwan di lokasi yang dirahasiakan pada foto yang dirilis Jumat (11/9/2020). Taiwan Presidential Office/Handout via REUTERS.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan, yang memimpin upaya pengembangan senjata Taiwan, dalam beberapa bulan terakhir telah melakukan serangkaian uji coba rudal di lepas pantai Tenggara pulau itu.

Media di Taiwan memuat gambar peluncuran rudal dan instruksi telah diberikan kepada pesawat untuk menjauhi area uji coba, tetapi tes tersebut dirahasiakan.

Angkatan Bersenjata Taiwan secara tradisional berkonsentrasi untuk mempertahankan pulau itu dari serangan China.

Namun, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah menekankan pentingnya mengembangkan alat penangkal "asimetris", menggunakan peralatan bergerak yang sulit ditemukan dan dihancurkan, serta mampu mengenai sasaran yang jauh dari pantai.

Amerika Serikat, pemasok senjata utama Taipei, sangat ingin menciptakan penyeimbang militer terhadap pasukan China, membangun upaya yang dikenal di dalam Pentagon sebagai "Benteng Taiwan".

Selanjutnya: China mengerahkan taktik perang zona abu-abu untuk menaklukkan Taiwan




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×