kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Hakim kabulkan tuntutan Apple Inc. larang penjualan Samsung Galaxy Tab di Aussie


Kamis, 13 Oktober 2011 / 10:45 WIB
ILUSTRASI. Berdasarkan dokumen yang bocor, data yang dilaporkan China soal jumlah kasus infeksi Covid-19 lebih sedikit dari kasus sebenarnya. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

SEOUL. Sengketa hak paten produk tablet antara Apple Inc. dan Samsung Electronics Co. makin sengit. Hari ini (13/10), Hakim Pengadilan Federal Australia, Anaabelle Bennett, mengabulkan permintaan Apple untuk melarang peredaran Galaxy Tab 10.1 di Australia hingga kasus sengketa hak paten ini kelar.

Dengan begitu, Samsung tidak bisa menjual Galaxy Tab 10.1 di Australia dalam waktu dekat ini. Hal ini menjadi pukulan telak bagi Samsung yang berencana meningkatkan pangsa pasar tabletnya.

Tak hanya di Australia, produsen ponsel pintar kedua terbesar di dunia ini juga berseteru dengan Apple di beberapa negara seperti Prancis dan Italia untuk masalah yang sama. "Ini kabar buruk bagi Samsung. Mereka harus memodifikasi elemen yang dipermasalahkan jika bisa menjual tablet ini," ujar James Song analis di Seoul Daewoo Securities Co.

Proses pengadilan akan kembali digelar besok untuk mendengar dari pihak Samsung apakah menerima tawaran untuk memodifikasi Galaxy Tab yang tidak termasuk dari apa yang sedang disengketakan. Sebelumnya, di Jerman pengadilan melarang peredaran sementara Galaxy pada Agustus kemarin.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×