kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   90.000   3,23%
  • USD/IDR 16.855   -54,00   -0,32%
  • IDX 8.863   -129,55   -1,44%
  • KOMPAS100 1.227   -12,31   -0,99%
  • LQ45 869   -6,58   -0,75%
  • ISSI 325   -4,35   -1,32%
  • IDX30 445   -3,63   -0,81%
  • IDXHIDIV20 526   -2,36   -0,45%
  • IDX80 136   -1,36   -0,98%
  • IDXV30 146   -0,88   -0,60%
  • IDXQ30 143   -0,54   -0,37%

Hamas: Israel akan bayar mahal jika agresi mereka tidak segera berhenti!


Rabu, 05 Mei 2021 / 19:39 WIB
Hamas: Israel akan bayar mahal jika agresi mereka tidak segera berhenti!
ILUSTRASI. Senjata seorang petugas keamanan Palestina terlihat saat dia menjaga rapat umum menandai 32 tahun berdirinya Hamas di Selatan Jalur Gaza, 13 Desember 2019. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa.


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

Mustafa Barghouti, Ketua Partai Inisiatif Nasional Palestina, mengatakan kepada Al Jazeera, apa yang terjadi di Sheikh Jarrah adalah "proses pembersihan etnis".

"Ini adalah kejahatan perang terhadap penduduk (Palestina) di Yerusalem," katanya berbicara dari Kota Ramallah di Tepi Barat yang diduduki.

"Tindakan pembersihan etnis ini tidak lain adalah cerminan dari kebijakan rasis yang diikuti Israel dan sistem apartheid yang terkonsolidasi tidak hanya di Yerusalem tetapi di wilayah pendudukan Palestina pada umumnya," imbuh dia.

Barghouti meminta komunitas internasional untuk mencampuri dan menekan Israel agar tidak mengakhiri "pendekatan sistematis" -nya untuk menghilangkan kehadiran Palestina dari kota itu.

Selanjutnya: Jelang Hari Quds, Israel antisipasi kemungkinan serangan siber skala besar dari Iran




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×