kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.875   52,00   0,29%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Harga Bitcoin Turun Lima Hari Berturut, Ini yang Bikin Para Trader Khawatir


Rabu, 13 Juli 2022 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Harga Bitcoin turun untuk hari kelima berturut-turut. REUTERS/Dado Ruvic.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Harga Bitcoin turun untuk hari kelima berturut-turut. Dan, para trader mulai khawatir, mungkin pasar belum mencapai titik terendah.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 13.25 WIB, harga Bitcoin ada di US$ 19.498,56 atau turun 0,15% dalam 24 jam terakhir.

Mengutip CoinDesk, mungkin saja masih ada terlalu banyak kekuatan negatif yang mendorong harga Bitcoin lebih rendah. 

Sebab, dunia kripto saat ini diselimuti ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan. Michael Venuto dari Toroso Investments menggunakan istilah "dinding kekhawatiran".

Baca Juga: Harga Bitcoin Kembali Jatuh ke Bawah US$ 20.000, Investor Tunggu Data Inflasi AS

"Kita hanya memanjat dinding kekhawatiran," kata Venuto. "Pasar kripto kekurangan regulasi, untuk kejelasan, untuk membantu mendapatkan dana institusional" 

Tambah lagi, "The Fed (bank sentral AS) yang tidak lagi akomodatif. Kita melakukan deleveraging untuk semua hal," ujar dia kepada CoinDesk TV. 

Saat ini, para trader masih menantikan rilis Indeks Harga Konsumen AS Juni 2022 pada Rabu (13/7).

Indeks ini menjadi ukuran inflasi yang paling banyak dianggap sebagai petunjuk tentang seberapa agresif The Fed memperlambat laju kenaikan harga konsumen.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×