Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas menguat tipis pada perdagangan Rabu (5/8/2026) pagi, didukung pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).
Meski demikian, pelaku pasar masih menanti serangkaian data ketenagakerjaan AS yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,1% menjadi US$ 4.081,09 per ons troi pada pukul 00.40 GMT. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS turun 0,4% ke US$ 4.137,20 per ons troi.
Baca Juga: Kabar Transfer Man United: 6 Pemain Berpeluang Hengkang Sebelum Deadline
Pelemahan dolar AS membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga meningkatkan daya tarik logam mulia tersebut.
Fokus pasar pada pekan ini tertuju pada laporan nonfarm payrolls (NFP) Amerika Serikat periode Juli yang akan dirilis Jumat (7/8). Sebelumnya, laporan tenaga kerja versi ADP dijadwalkan terbit pada Rabu waktu setempat.
Di sisi lain, perkembangan geopolitik juga masih menjadi perhatian investor. Qatar menyatakan para mediator mencatat kemajuan dalam upaya mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Namun, Teheran membantah pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut pembicaraan damai telah berlangsung.
Baca Juga: Relasi Memburuk, Brasil Turunkan Hubungan Bilateral dengan Argentina, Ada Apa?
Sebelumnya, lonjakan harga minyak akibat konflik tersebut memicu spekulasi bahwa The Fed mungkin perlu kembali menaikkan suku bunga untuk meredam tekanan inflasi.
Kondisi suku bunga tinggi umumnya mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.
Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang sekitar 57% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan 15–16 September mendatang.
Presiden Federal Reserve Bank Philadelphia Anna Paulson juga menyatakan masih membuka berbagai kemungkinan terkait arah kebijakan moneter, termasuk peluang kenaikan suku bunga apabila diperlukan.
Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Selasa (4/8) menunjukkan jumlah lowongan pekerjaan di AS menurun pada Juni, terutama di sektor kesehatan dan layanan sosial.
Baca Juga: PMI Jasa Jepang Melambat pada Juli, Tekanan Biaya Kian Tinggi
Meski demikian, peningkatan perekrutan dan rendahnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) mengindikasikan pasar tenaga kerja AS masih relatif stabil.
Adapun logam mulia lainnya bergerak bervariasi. Harga perak spot naik 0,2% menjadi US$ 59,61 per ons troi, platinum turun 0,2% ke US$ 1.732,00 per ons troi, sedangkan paladium melemah 0,4% menjadi US$ 1.348,00 per ons troi.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
