kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.877   19,00   0,11%
  • IDX 6.113   -3,25   -0,05%
  • KOMPAS100 798   2,99   0,38%
  • LQ45 600   1,13   0,19%
  • ISSI 213   -0,34   -0,16%
  • IDX30 339   0,70   0,21%
  • IDXHIDIV20 415   -0,03   -0,01%
  • IDX80 90   0,21   0,24%
  • IDXV30 112   -0,25   -0,22%
  • IDXQ30 108   0,14   0,13%

Harga-harga Naik, Inflasi China Ikut Terkerek


Senin, 09 September 2024 / 21:12 WIB
ILUSTRASI. Robotic arms assemble cars in the production line for Leapmotor's electric vehicles at a factory in Jinhua, Zhejiang province, China, April 26, 2023. China Daily via REUTERS


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Inflasi konsumen China meningkat pada Agustus ke laju tercepat dalam setengah tahun. Kenaikan tersebut disebabkan biaya pangan yang lebih tinggi akibat gangguan cuaca.

Jadi, inflasi naik bukan karena pemulihan permintaan domestik. Selain itu di sisi produsen terjadi deflasi dalam. 

Data National Bureau of Statistics (NBS) China menunjukkan inflasi di Agustus naik 0,6% secara tahunan, lebih tinggi dari Juli yang naik 0,5%. Kenaikan tersebut lebih rendah dari yang diperkirakan survei Reuters, yakni 0,7%. 

Baca Juga: Apple's iPhone 16 to Put AI Features in Focus, Huawei's New Phone Racks Up Pre-Orders

Cuaca ekstrem telah mendorong kenaikan harga hasil pertanian. Lahan seluas 1,46 juta hektare terdampak. "Inflasi lebih tinggi pada Agustus akibat suhu tinggi dan cuaca hujan," kata Dong Lijuan, Ahli Statistik NBS, seperti ditulis Reuters.

Di semester dua ini, China mengalami tekanan, seperti penurunan sektor properti yang berkepanjangan, pengangguran terus naik, kesulitan utang dan meningkatnya ketegangan dengan negara lain.
 




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×