kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Hasil riset: Obat yang dikonsumsi Donald Trump picu risiko kematian pasien Covid-19


Minggu, 24 Mei 2020 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Donald Trump


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

Para peneliti mewanti-wanti bahwa hidroksiklorokuin sebaiknya tidak diberikan di luar uji klinis. 

Ketika ditanya mengenai kajian yang dimuat jurnal Lancet ini, Koordinator Gugus Tugas Gedung Putih Penanganan Virus Corona Deborah Birx mengatakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah sangat jelas mengenai kerisauan mengenai penggunaan hidroksiklorokuin sebagai obat pencegahan virus corona atau perawatan pasien Covid-19. 

Dr Marcos Espinal, direktur Organisasi Kesehatan Pan American, bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menekankan bahwa tidak ada uji klinis yang pernah merekomendasikan hidroksiklorokuin sebagai obat penanganan pasien Covid-19. 

Baca Juga: Panas, Rusia dan AS saling tuduh telah melanggar perjanjian mata-mata Open Skies

Namun, sebelumnya Donald Trump mengatakan, dirinya mengonsumsi hidroksiklorokuin untuk menangkal virus corona.   

Berbicara di Gedung Putih, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa baru-baru ini dia mulai mengonsumsi obat untuk penyakit malaria dan lupus tersebut. "Saya mengonsumsinya selama sekitar satu setengah pekan dan saya masih di sini, saya masih di sini," kata dia. 

Ketika ditanya apa bukti yang dimilikinya bahwa obat itu berfaedah, Trump menjawab, "Ini bukti saya, saya mendapat banyak kabar positif mengenainya." 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×