kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.798   34,00   0,19%
  • IDX 6.430   -10,67   -0,17%
  • KOMPAS100 841   -1,19   -0,14%
  • LQ45 638   -2,31   -0,36%
  • ISSI 224   -0,64   -0,28%
  • IDX30 355   -1,49   -0,42%
  • IDXHIDIV20 442   -2,08   -0,47%
  • IDX80 96   -0,17   -0,18%
  • IDXV30 121   -0,16   -0,13%
  • IDXQ30 114   -0,67   -0,58%

Hasil riset: Obat yang dikonsumsi Donald Trump picu risiko kematian pasien Covid-19


Minggu, 24 Mei 2020 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Donald Trump


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

Trump, yang berulang kali menyanjung hidroksiklorokuin, menyebut banyak tenaga kesehatan mengonsumsi obat tersebut. 

"Anda akan terkejut betapa banyak orang mengonsumsinya, terutama para pekerja di garis depan sebelum mereka tertular. Para pekerja di garis depan, banyak, banyak yang meminumnya," papar Trump kepada para wartawan. 

Apa yang dikatakan lembaga kesehatan AS? 

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) mengatakan, tidak ada bukti obat-obatan atau jenis terapi yang dapat mencegah atau menangani Covid-19. 

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) di bulan lalu merilis arahan bahwa hidroksiklorokuin tidak tampak aman dan efektif untuk pasien Covid-19.   

Baca Juga: AS berhasil uji coba senjata laser yang dapat menghancurkan pesawat musuh di udara

FDA mengutip sejumlah laporan bahwa obat tersebut bisa menyebabkan masalah ritme jantung pada pasien-pasien Covid-19. 

Lembaga itu mewanti-wanti agar obat tersebut tidak digunakan di luar rumah sakit. Izin telah dikeluarkan untuk penggunaan sementara jika uji klinis tidak bisa dilakukan. 




TERBARU

[X]
×