kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Hati-hati, Rexona produk Unilever bisa membuat teler bila disalahgunakan


Jumat, 27 September 2019 / 18:40 WIB
Hati-hati, Rexona produk Unilever bisa membuat teler bila disalahgunakan
ILUSTRASI. Rexona produk Unilever


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Noverius Laoli

Kepolisian Queensland dan Asosiasi Peritel Nasional Australia (NRA) sudah mengukuhkan bahwa Rexona adalah produk yang banyak digunakan oleh anak-anak yang melakukan 'chroming".

Dominique Lamb, Direktur Eksekutif NRA mengatakan, sejauh ini mereka tidak mendapat dukungan apapun dari Rexona. "Kami temukan di sejumlah lokasi, tumpukan Rexona sampai 30 kaleng. Dan di pusat perbelanjaan kami menemukan anak-anak yang tampak dalam keadaan teler," terang pihak Kepolisian.

Baca Juga: Hanya di jual di Indonesia, Adidas rilis jaket bergambar pocong

Pihaknya juga mengatakan Rexona merupakan salah satu produk yang paling sering dicuri dari toko atau pusat perbelanjaan. Polisi juga kerap menemukan banyak remaja dan anak-anak yang membawa Rexona di saku celana maupun kantong jaket tanpa rasa takut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×