kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Hentikan Eskalasi Perang di Gaza, AS dan Eropa Lakukan Upaya Diplomatik Baru


Sabtu, 06 Januari 2024 / 12:15 WIB
ILUSTRASI. Israeli soldiers take cover after a warning of potential incoming fire from Gaza at the site of the surprise attack launched by Hamas on October 7th during a dance party near Reim, Israel, November 6, 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein 


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Di Jabalia, yang telah banyak dibom di Gaza utara, warga melalui jalan-jalan rusak yang penuh dengan limbah dan sampah. Pejabat kesehatan internasional mencatat penyebaran kelaparan dan penyakit mematikan di kawasan tersebut.

Militer Israel menyatakan telah menyerang lebih dari 100 sasaran di seluruh Gaza dalam 24 jam terakhir, termasuk orang-orang bersenjata yang berusaha menyerang tank di Al-Bureij dan wilayah lainnya di Khan Younis.

Konflik di Gaza yang dikuasai oleh Hamas telah memicu kekerasan di Tepi Barat, yang diperintah oleh Fatah. Wilayah ini merupakan tempat harapan Palestina untuk menjadi negara, namun harapan tersebut telah hancur sejak putaran terakhir perundingan yang dimediasi AS pada tahun 2014.

Baca Juga: Israel Umumkan Siap Memasuki Fase Baru dalam Perang Gaza

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa seorang remaja berusia 17 tahun tewas dan empat warga Palestina lainnya terluka akibat tembakan tentara Israel di kota Beit Rima, Tepi Barat. Juru bicara militer menyatakan bahwa tentara menembak warga Palestina yang melemparkan bom molotov ke arah mereka.

Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengklaim pasukan Israel menggunakan taktik militer di Tepi Barat, dan 300 warga Palestina tewas, termasuk 79 anak-anak. Delapan atau sembilan di antaranya diklaim tewas oleh pemukim Israel. Dua warga Israel, satu warga sipil, dan satu militer juga tewas.




TERBARU

[X]
×