kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Hillary Clinton dirawat intensif akibat gegar otak


Senin, 31 Desember 2012 / 11:56 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi seleksi PPPK tahun 2021. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/wsj.


Reporter: Dyah Megasari

NEW YORK. Salah satu wanita paling berpengaruh di Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton tengah terbaring di rumah sakit (RS) karena masalah serius.

Ia yang merupakan Menteri Luar Negeri AS dilarikan ke RS setelah mengalami penggumpalan darah. Kesehatan Hillary mulai terganggu pada awal Desember ketika ita tiba-tiba terjatuh pingsan dan mengalami gegar otak.

Saat itu istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu didiagnosis mengalami gangguan virus perut dan pingsan akibat dehidrasi.

Hillary semula dijadwalkan akan mundur sebagai menteri luar negeri sebelum Presiden AS Barack Obama secara resmi memulai periode kedua pemerintahannya pada Januari.

Penggumpalan darah

Dalam sebuah pernyataan resmi, Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasikan bahwa Hillary Clinton telah dibawa di sebuah rumah sakit pada Minggu (30/12).

"Menyusul pemeriksaan hari ini, dokter yang merawat Menteri Clinton menemukan adanya penggumpalan darah, yang berasal dari gegar otak yang dia derita beberapa pekan lalu,” terang juru bicara Deplu AS Philippe Reines, Minggu (30/12).

Hillary sekarang dirawat dengan anti koagulan (pengencer darah) di rumah sakit NewYork-Presbyterian, dan akan terus diawasi selama 48 jam ke depan.

Masih menurut Philippe, tim dokter akan terus mengawasi kondisinya, termasuk isu lainnya yang terkait dengan gegar otak yang dialaminya. Mereka akan memutuskan dengan cepat jika harus melakukan tindakan lanjutan yang diperlukan.




TERBARU

[X]
×