kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.853   31,00   0,17%
  • IDX 6.088   -89,17   -1,44%
  • KOMPAS100 796   -12,44   -1,54%
  • LQ45 601   -8,82   -1,45%
  • ISSI 211   -2,30   -1,08%
  • IDX30 340   -5,17   -1,50%
  • IDXHIDIV20 416   -4,96   -1,18%
  • IDX80 90   -1,42   -1,55%
  • IDXV30 112   -0,52   -0,46%
  • IDXQ30 108   -1,81   -1,65%

Hong Kong Berupaya Perluas Investasi dan Akses IPO Bagi Investor China


Senin, 22 Juni 2026 / 10:25 WIB
Hong Kong Berupaya Perluas Investasi dan Akses IPO Bagi Investor China
ILUSTRASI. Hong Kong sedang berdiskusi dengan otoritas China untuk memperluas saluran investasi dan memberikan akses kepada investor China untuk IPO.(REUTERS/Tyrone Siu)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Hong Kong sedang berdiskusi dengan otoritas China untuk memperluas saluran investasi lintas batas dan memberikan akses kepada investor China untuk penawaran umum perdana (IPO) lokal, 

Menurut pernyataan Menteri Keuangan Paul Chan dalam wawancara dengan China Daily yang dilansir Reuters, Senin (22/6/2026), proposal yang sedang dibahas dengan China daratan termasuk menurunkan ambang batas masuk bagi investor yang memenuhi syarat, meningkatkan kuota investasi ke selatan di bawah program perdagangan lintas batas, dan memperluas jangkauan produk yang memenuhi syarat.

Regulator juga sedang mengevaluasi rencana untuk mengizinkan investor ritel China untuk berlangganan IPO Hong Kong, kata Chan kepada surat kabar Wen Wei Po dalam wawancara terpisah, yang dikutip oleh Bloomberg News.

Baca Juga: Won Korea Selatan dan Baht Thailand Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia Senin (22/6)

Diskusi ini muncul ketika Beijing memperketat pengawasan terhadap aliran modal ilegal di luar negeri, mengalihkan aktivitas ke saluran yang diatur, sebuah langkah yang diperkirakan akan membebani bisnis menguntungkan bank, perusahaan asuransi, dan pengelola kekayaan di Hong Kong yang bergantung pada klien dari China daratan.

Analis dan eksekutif keuangan mengatakan langkah ini dalam jangka pendek dapat membebani aliran uang ke Hong Kong, tempat investasi luar negeri pilihan bagi individu China, dan melemahkan posisi kota tersebut sebagai pusat keuangan luar negeri.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×