kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Won Korea Selatan dan Baht Thailand Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia Senin (22/6)


Senin, 22 Juni 2026 / 09:36 WIB
Won Korea Selatan dan Baht Thailand Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia Senin (22/6)
ILUSTRASI. Uang Baht Thailand ( REUTERS/Thomas White)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (22/6/2026), dengan won Korea Selatan dan baht Thailand menjadi yang paling tertekan di tengah penguatan dolar dan meningkatnya ketidakpastian global terkait pembicaraan damai Amerika Serikat–Iran.

Won Korea Selatan tercatat melemah 0,41% menjadi 1.537,3 per dolar, sementara baht Thailand turun 0,30% ke level 32,925 per dolar.

Baca Juga: China Balas AS, Perketat Kontrol Ekspor dan Masukkan 10 Entitas ke Daftar Sanksi

Tekanan juga terjadi pada sebagian besar mata uang kawasan lain, termasuk yen Jepang yang melemah 0,17% ke 161,55, serta dolar Singapura yang turun 0,12%.

Rupiah Indonesia juga ikut melemah 0,17% ke level 17.805 per dolar, sementara peso Filipina turun 0,28% menjadi 60,835.

Ringgit Malaysia tercatat melemah 0,24% ke 4,144 per dolar. Yuan China relatif stabil dengan pelemahan tipis 0,02% ke 6,772.

Di Asia Selatan, rupee India tercatat stagnan di level 94,32 per dolar.

Secara keseluruhan, tekanan pada mata uang Asia terjadi di tengah dominasi dolar AS yang masih kuat, didorong ekspektasi kebijakan moneter ketat Federal Reserve serta ketidakpastian geopolitik yang terus membayangi pasar keuangan global.

Baca Juga: Nikkei Tembus 72.000 untuk Pertama Kalinya (22/6), Euforia AI Dongkrak Bursa Jepang

Dalam periode tahun berjalan 2026, sebagian besar mata uang Asia masih berada di bawah tekanan terhadap dolar.

Won Korea mencatat pelemahan terdalam sebesar 6,36%, diikuti rupiah Indonesia yang turun 6,37% dan baht Thailand yang melemah 4,48%. Yen Jepang juga terkoreksi 3,03% sepanjang tahun berjalan.

Sementara itu, yuan China justru mencatat penguatan 3,19% terhadap dolar, menjadi satu-satunya mata uang utama Asia yang masih berada di zona positif pada periode tersebut.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×