kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Huawei dan SMIC Masuk Daftar Larangan Ekspor Taiwan Seperti Taliban dan Al-Qaeda


Minggu, 15 Juni 2025 / 23:33 WIB
Huawei dan SMIC Masuk Daftar Larangan Ekspor Taiwan Seperti Taliban dan Al-Qaeda
ILUSTRASI. Foto arsip ini diambil pada Januari 2024 yang menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir Maanshan di selatan Kabupaten Pingtung, Taiwan. (Kyodo)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan menambahkan dua perusahaan teknologi besar asal China, Huawei Technologies dan Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC), ke dalam daftar kontrol ekspor. Daftar ini juga mencakup organisasi terlarang, seperti Taliban dan al-Qaeda.

Masuknya Huawei dan SMIC ke dalam daftar berarti perusahaan di Taiwan harus mendapatkan izin khusus dari pemerintah sebelum mengekspor produk atau teknologi apa pun kepada kedua perusahaan tersebut. 

Pemerintah Taiwan juga secara terbuka akan memperketat pengawasan terhadap upaya pencurian teknologi oleh perusahaan China, termasuk SMIC, dan melindungi talenta cip dari upaya rekrutmen oleh perusahaan China. 

Huawei dan SMIC diketahui sedang berusaha keras mengejar ketertinggalan dalam pengembangan cip. SMIC adalah produsen cip terbesar China dan kini sedang memperluas kapasitas produksi demi memperkuat industri semikonduktor. 
 


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×