Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Hujan deras di seluruh Taiwan selatan memaksa penutupan kantor dan sekolah pada Senin (24/8/2026) serta mengganggu sebagian layanan kereta api—meskipun tidak berdampak pada operasional produsen cip utama TSMC. Sementara pihak berwenang bersiap menghadapi terjangan topan yang diperkirakan terjadi akhir pekan ini.
Mengutip Reuters, Senin (24/8/2026) Sistem tekanan rendah telah bertahan di atas wilayah Taiwan selatan selama beberapa hari terakhir, membawa hujan lebat dan menyebabkan banjir.
Pemerintah daerah di dua kota, Kaohsiung dan Tainan—yang dihuni oleh lebih dari empat juta jiwa—memerintahkan penutupan kantor dan sekolah; langkah serupa juga diambil oleh wilayah administratif (county) Pingtung dan Chiayi, serta wilayah pegunungan di timur, Taitung dan Hualien.
Baca Juga: Maskapai Murah di Asia Tenggara Mulai Tertekan, Terjepit Harga BBM dan Daya Beli
Pemerintah Kaohsiung memperkirakan akumulasi curah hujan selama lima hari keberadaan sistem tekanan rendah ini akan melampaui 1,3 meter (4,3 kaki), angka yang hampir mencapai separuh dari total curah hujan tahunan kota tersebut.
TSMC, produsen cip kontrak terbesar di dunia, menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menyelesaikan prosedur rutin persiapan menghadapi hujan deras di seluruh pabriknya di Taiwan, dan operasional pabrik-pabrik tersebut tetap berjalan normal.
TSMC memiliki pabrik di Tainan dan Kaohsiung, serta sedang membangun fasilitas baru di wilayah Chiayi.
Taiwan Railway menyatakan akan ada gangguan pada jalur utama pantai timur serta layanan kereta dari dan menuju Kaohsiung dan Taitung; layanan kereta ekspres dibatalkan, sementara operasional kereta lokal bergantung pada kondisi cuaca.
Baca Juga: Harga Emas Sentuh Level Tertinggi 3 Bulan Menjelang Rilis Data Inflasi AS
"Jika tidak ada keperluan mendesak, mohon jangan keluar rumah," tulis Kepala Wilayah Taitung, April Yao, di halaman Facebook-nya.
Badan Administrasi Cuaca Pusat Taiwan secara terpisah menyatakan bahwa Topan Saudel, yang saat ini bergerak menuju wilayah Okinawa di Jepang bagian selatan, diperkirakan akan melintasi bagian utara Taiwan pada Jumat dini hari sebelum mencapai pesisir timur China.














