kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hyundai investasi US$ 7,4 miliar di Amerika Serikat untuk memproduksi mobil listrik


Kamis, 13 Mei 2021 / 22:56 WIB
ILUSTRASI. Mobil listrik Hyundai Ioniq


Sumber: Reuters | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Raksasa otomotif Korea Selatan Hyundai Motor Group semakin serius di bisnis kendaraan listrik. Dalam pengumuman perusahaan seperti dikutip dari Reuters Kamis (13/5), berencana menginvestasikan US$ 7,4 miliar di Amerika Serikat pada tahun 2025 untuk memproduksi kendaraan listrik.  

Pengumuman ini dilakukan sebelum Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Washington pekan depan.  Biden telah meminta US$ 174 miliar dalam pengeluaran baru untuk meningkatkan kendaraan listrik dan pengisian daya. 

Baca Juga: Investasi Rp 2.141 triliun, Samsung mau menguasai produksi chip global

Hyundai Motor akan memulai produksi kendaraan listrik di fasilitas AS pada tahun 2022, sementara afiliasinya Kia Motors juga berencana untuk membangun kendaraan listrik di Amerika Serikat. Hyundai memiliki pabrik di Alabama, sementara Kia memproduksi mobil di pabriknya di Georgia.

"Hyundai dan Kia akan memantau kondisi pasar dan kebijakan EV pemerintah AS untuk menyelesaikan rencananya untuk meningkatkan fasilitas produksi AS dan secara bertahap memperluas produksi EV lokalnya," kata Hyundai dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan mengatakan akan menawarkan seperangkat kendaraan listrik kepada konsumen di negara itu mulai tahun depan sebagai bagian dari rencananya yang juga termasuk memanfaatkan energi hidrogen. 




TERBARU

[X]
×