kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ilmuwan temukan cara kurangi pestisida dan pupuk pada tanaman


Kamis, 09 Januari 2020 / 13:45 WIB
Ilmuwan temukan cara kurangi pestisida dan pupuk pada tanaman


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Ada kabar baik untuk Anda yang bekerja di bidang pertanian. Para ilmuwan telah menemukan mikroba baik pada tanaman yang bisa mengurangi penggunaan pestisida. 

Para ahli ekologi mikroba Universitas California, Berkeley melakukan sebuah penelitian untuk mengidentifikasi mikroba pada tanaman. Mereka menggunakan tanaman tomat sebagai objek penelitian. 

Baca Juga: Sekitar 40% spesies tanaman langka terancam punah akibat perubahan iklim

Mereka menggunakan metode eksperimen evolusi untuk mengidentifikasi mikroba di dalam buah tomat. Para peneliti memilih taksonomi mikroba yang paling baik berkembang di dalam tanaman. 

Rupanya mikroba tersebut mampu menangkis mikroba acak yang singgah ke tanaman tomat. Perilaku ini mirip dengan perilaku indukan tanaman yang menurunkan sifat yang kuat kepada keturunannya. 

Hasil penelitian ini merupakan kabar baik untuk para petani. Hal ini memungkinkan mereka untuk membuat ladang pertanian lebih sehat dengan sedikit pupuk dan pestisida. 

Britt Koskella, Pimpinan tim Penelitian ini mengatakan Penelitian ini tidak hanya tentang probiotik tapi juga membimbing praktik pertanian. 

Para ilmuwan mempublikasikan hasil penelitian ini di dalam Journal Proceedings of National Academy of Sciences. Sekedar info, penelitian ini didanai oleh National Science Foundation. 

Baca Juga: Ini cara ilmuwan membuat tanaman coklat tahan terhadap parasit

"Kami baru saja mulai membuka cara di mana evolusi membentuk mikroba," kata Francisco Moore, Direktur Program Divisi Biologi Lingkungan National Science Foundation. 

Sumber : National Science Foundation


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×