Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Agen dari Kementerian Intelijen Iran mengisyaratkan keterbukaan kepada Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) untuk berdialog tentang mengakhiri perang. Demikian laporan New York Times pada Rabu (4/3/2026), mengutip para pejabat yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut.
Tawaran itu dibuat melalui badan mata-mata negara yang tidak disebutkan namanya, tulis New York Times mengutip para pejabat Timur Tengah dan pejabat dari negara Barat yang berbicara dengan syarat anonim.
Gedung Putih dan CIA tidak segera menanggapi permintaan komentar soal kabar ini.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Muncul sebagai Kandidat Pemimpin Baru Iran
Para pejabat di Washington skeptis apakah Iran atau pemerintahan Trump benar-benar siap untuk "jalan keluar", setidaknya dalam jangka pendek, tambah laporan New York Times yang dikutip Reuters.
Duta Besar Iran untuk PBB di Jenewa pada hari Selasa menolak kemungkinan negosiasi dengan Amerika Serikat untuk saat ini, beberapa hari setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke negaranya.
Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa Teheran ingin berbicara tetapi sudah terlambat, karena Amerika Serikat melanjutkan operasi militernya terhadap Iran.
Baca Juga: Rusia Tuduh AS Serang Iran dengan Dalih Palsu, Kecam Seruan Gulingkan Pemerintahan













