Reporter: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. International Monetary Fund (IMF) menyebutkan pertumbuhan ekonomi secara global diproyeksikan menjadi di angka –4,4% pada tahun 2020. Proyeksi tersebut turun 0,8 poin sejak revisi proyeksi World Economic Outlook (WEO) pada bulan Juni 2020.
Proyeksi yang lebih kuat di tahun 2020 dengan proyeksi baru dari WEO pada bulan Juni 2020 mencerminkan efek dari dua faktor yakni dorongan dari PDB kuartal kedua yang lebih baik dari yang diantisipasi dan penurunan kasus dari tindakan social distancing.
Adapun proyeksinya juga menunjukkan bahwa pemulihan pada kuartal ketiga tahun 2020 akan menguat. Pemulihan tersebut diperkirakan menguat secara bertahap selama tahun 2021.
“Pemulihan ekonomi global kemungkinan akan ditandai dengan pemberlakuan social distancing berkelanjutan hingga risiko kesehatan ditangani oleh negara-negara yang harus kembali diperketat lewat langkah-langkah mitigasi,” sebagaimana dikutip dalam rilis IMF, Selasa (13/10).
Baca Juga: IMF: Lockdown kunci menuju pemulihan ekonomi yang lebih cepat
Adapun, di tahun 2021, IMF proyeksikan pertumbuhan ekonomi global di angka 5,2% pada tahun 2021. Revisi ini lebih rendah 0,2 poin dari Pembaruan WEO Juni 2020.
“Proyeksi rebound 2021 setelah penurunan yang dalam pada tahun 2020 menyiratkan peningkatan kecil yang diharapkan dalam PDB global,” katanya.
Adapun, pertumbuhan di kelompok ekonomi maju diproyeksikan pada –5,8% pada tahun 2020 di mana proyeksi itu naik 2,3 poin persentase dari pada Pembaruan WEO bulan Juni 2020.
“Revisi naik ini mencerminkan, khususnya, hasil PDB AS dan kawasan euro yang lebih baik dari perkiraan pada kuartal kedua,” tandasnya.
Adapun, pada tahun 2021 IMF juta proyeksikan tingkat pertumbuhan ekonomi maju diproyeksikan menguat menjadi 3,9%.