CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.550   21,00   0,12%
  • IDX 6.669   -9,68   -0,14%
  • KOMPAS100 877   0,24   0,03%
  • LQ45 662   -1,82   -0,27%
  • ISSI 234   0,12   0,05%
  • IDX30 368   -1,15   -0,31%
  • IDXHIDIV20 457   -0,46   -0,10%
  • IDX80 100   0,05   0,05%
  • IDXV30 128   0,60   0,47%
  • IDXQ30 118   -0,42   -0,36%

Impor Batubara China Meningkat, Impor dari Indonesia Naik 20% di Bulan Juli


Kamis, 20 Agustus 2026 / 16:24 WIB
Impor Batubara China Meningkat, Impor dari Indonesia Naik 20% di Bulan Juli
ILUSTRASI. Impor batubara China dari seluruh pemasok utamanya meningkat pada bulan Juli 2026, karena pasokan domestik berkurang. (AFP/CN-STR)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Impor batubara China dari seluruh pemasok utamanya meningkat pada bulan Juli 2026, karena pasokan domestik berkurang setelah kecelakaan tambang besar pada bulan Mei 2026 silam.

Indonesia, sebagai pemasok utama, mengirimkan batubara 20% lebih banyak ke China pada bulan Juli 2026, namun total impor batubara dari Indonesia sejak awal tahun (year-to-date) hanya naik 2%.

Peningkatan produksi batubara di China dan harga yang lebih rendah sempat mengurangi daya saing batubara berkalori rendah asal Indonesia tahun ini. 

Namun, penurunan pasokan batubara China akibat penutupan tambang sejak akhir Mei 2026 memberikan dorongan baru bagi harga batubara domestik.

Baca Juga: Korea Utara Diduga Tembakan Rudal Balistik ke Laut Timur Semenanjung Korea

Sementara itu, pengiriman batubara dari Rusia ke China naik ke tingkat tertinggi sejak Juni 2024.

Data bea cukai China yang dikutip Reuters, Kamis (20/8/2026), menunjukkan bahwa total impor batubara China naik 23% pada bulan Juli 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Indonesia berencana membentuk bursa untuk batubara dan "komoditas strategis" lainnya sebagai upaya terbaru dari eksportir batubara terbesar dunia ini untuk lebih mengendalikan harga.

Bursa yang ditargetkan meluncur pada 1 Januari ini merupakan kelanjutan dari rencana Indonesia awal tahun ini untuk memusatkan ekspor batubara dan komoditas lainnya.

Pembeli asal China sebelumnya telah menolak upaya Indonesia untuk memberlakukan harga acuan pemerintah bagi ekspor.

Baca Juga: Harga Tembaga Bertahan di Atas US$14.000, Dolar AS Melemah Jadi Penopang




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×