kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.010   47,00   0,26%
  • IDX 5.792   97,15   1,71%
  • KOMPAS100 753   17,82   2,42%
  • LQ45 571   13,99   2,51%
  • ISSI 200   1,84   0,93%
  • IDX30 323   7,76   2,46%
  • IDXHIDIV20 397   8,51   2,19%
  • IDX80 85   2,00   2,40%
  • IDXV30 108   1,60   1,51%
  • IDXQ30 104   2,03   1,99%

Indeks harga konsumen AS pada September tak berubah, sama dengan Agustus sebesar 0,1%


Kamis, 10 Oktober 2019 / 22:55 WIB
ILUSTRASI. Suasana keramaian Sabtu sore, 21 Juni 2019, di daerah Times Square dan suasana pusat factory outlet Woodbury New York yang relatif sepi


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Sebelumnya, Selasa (8/10), Kementerian Ketenagakerjaan AS merilis data harga produsen yang menunjukkan penurunan terbesar dalam delapan bulan terakhir. Harga produsen pada September yang turun tidak terduga.

Risalah pertemuan The Fed pada 17-18 September The Fed yang terbit pada Rabu (9/10) memperlihatkan, para pejabat bank sentral AS melihat risiko ekspansi ekonomi terpanjang yang tercatat "agak meningkat."

Baca Juga: Tingkat pengangguran AS turun ke level 3,5%, terendah sejak 1969

Ekspansi saat ini berada di bawah ancaman perang dagang AS-China yang sudah berusia 15 bulan, perlambatan pertumbuhan global, dan kemungkinan Inggris keluar secara tidak teratur dari Uni Eropa. Ketegangan perdagangan telah merusak investasi bisnis dan membantu mendorong manufaktur ke dalam resesi.

The Fed memangkas suku bunga pada September lalu, setelah mengurangi biaya pinjaman pada Juli untuk pertama kalinya sejak 2008. Para ekonom mengharapkan pemotongan suku bunga lagi pada pertemuan kebijakan The Fed, 29-30 Oktober nanti.




TERBARU

[X]
×