Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Bursa saham Korea Selatan ditutup menguat lebih tinggi 3% pada hari ini, memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut, karena saham pembuat chip melonjak karena optimisme AI.
Rabu (12/8/2026), indeks acuan KOSPI ditutup naik 233,51 poin atau 3,68% menjadi 6,579.04, penutupan tertinggi sejak 5 Agustus 2026.
Penguatan bursa saham Korea Selatan berbanding terbalik dengan Wall Street yang ditutup melemah di sesi sebelumnya karen saham Amazon dan Alphabet merosot, karena investor menjadi lebih pesimis tentang kesepakatan potensial untuk membawa stabilitas ke Timur Tengah, namun Indeks Semikonduktor Philadelphia naik 0,9%.
Saham-saham pembuat chip mengikuti kenaikan tajam pada saham-saham terkait AI pada perdagangan setelah jam penutupan di Wall Street, seperti Super Micro Computer dan CoreWeave, kata para analis.
Baca Juga: Laba Foxconn Taiwan Melonjak 35% di Kuartal II-2026, Disokong Permintaan AI
"Sentimen investor didukung oleh besarnya pesanan yang sudah ada dan pesanan baru yang menegaskan kembali kuatnya investasi infrastruktur AI dan permintaan semikonduktor," kata Lee Kyoung-min, analis di Daishin Securities.
Di antara saham-saham kelas berat dalam indeks, produsen chip Samsung Electronics naik 6,68%, dengan saham pesaingnya, SK Hynix melonjak 5,54%. Saham produsen baterai LG Energy Solution juga naik 1,13%.
Saham Hyundai Motor dan produsen mobil Kia Corp masing-masing naik 1,61% dan 0,97%. Berbeda, saham produsen baja POSCO Holdings merosot 0,46%, sementara produsen obat Samsung BioLogics turun 3,73%.
Dari total 910 emisi yang diperdagangkan, 380 saham menguat, sedangkan 477 melemah.
Investor asing terlihat melakukan net buy saham senilai 2,8 triliun won ($1,98 miliar).
Pada sesi ini, won Korea Selatan dicatat pada 1.415,7 per dolar pada platform penyelesaian dalam negeri, atau melemah 0,19% dari penutupan sebelumnya di 1.413.
Baca Juga: Sovereign Wealth Fund (SWF) Norwegia Cetak Rekor Laba 1,75 Triliun Krona
Di pasar uang dan utang, obligasi acuan tenor tiga tahun berjangka bulan September naik 0,01 poin menjadi 103,26.
Imbal hasil obligasi pemerintah Korea bertenor tiga tahun yang paling likuid turun 0,5 basis poin menjadi 3,797%, sedangkan imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun yang menjadi acuan turun sebesar 0,4 basis poin menjadi 4,299%.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
