kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,33   4,58   0.51%
  • EMAS1.318.000 -0,68%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

India larang penjualan mi Maggi selama 15 hari


Kamis, 04 Juni 2015 / 12:50 WIB
India larang penjualan mi Maggi selama 15 hari


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW DELHI. Pemerintah di ibukota India telah melarang penjualan mi Maggi selama 15 hari. Kebijakan ini dilakukan setelah ditemukan kandungan timbal tingkat tinggi di dalam mi yang diujicoba di Delhi dan negara bagian Uttar Pradesh.

Terkait hal itu, pemerintah India langsung memerintahkan pengujian di seluruh negeri terhadap sejumlah sampel mi Maggi.

Sekadar informasi, mi Maggi merupakan salah satu penyumbang terbesar atas pendapatan Nestle di India. Diperkirakan, penjualan tahunan Maggi mencapai 15 miliar rupe atau setara dengan US$ 235 juta.

Mi Maggi sangat populer di kalangan anak-anak sekolah dan mahasiswa. Selain itu, iklan berdurasi dua menit Nestle mengenai mudahnya memasak mi instan menjadikan Maggi menjadi pilihan utama bagi warga India.

Sejumlah bintang utama Bollywood India seperti Amitabh Bachchan, Madhuri Dixit dan Preity Zinta, menjadi bintang iklan mi Maggi.

Namun, mi instan ini menjadi pusat kontroversi sejak hasil laboratorium atas dua lusin mi Maggi di Uttar Pradesh pada bulan lalu menunjukkan kandungan monosodium glutamate (MSG) tujuh kali lebih tinggi dari batas yang diizinkan.

Saham merosot

Akibatnya, pada Rabu (3/6) kemarin, saham Nestle anjlok lebih dari 10% pada transaksi pagi di Bombay Stock Exchange setelah pemerintah Delhi mengatakan badan pengawas makanan setempat telah menemukan kandungan timbang yang sangat tinggi dari yang diizinkan dari sejumlah sampel.

"Pengetesan di Delhi menunjukkan 10 dari 13 sampel yang diujicoba mengandung timbal yang melampaui batas. Segera setelah kami mendapatkan hasil, Nestle India akan mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan hal ini," jelas G Gurucharan, Food and Consumer Affairs Ministry official.

Dia juga bilang, "Sampel sudah diujicoba di seluruh negara. Kami akan segera mendapatkan hasilnya satu per satu."

Menanggapi hal ini, Nestle India membantah produk mi mereka tidak aman dan tidak sehat. Dalam ujicoba terbarunya, Nestle menegaskan bahwa produk mereka "aman untuk dimakan".

Nestle juga membantah telah menambah kandungan MSG untuk mi Maggi. Jika memang mengandung glutamate, lanjut Nestle, kemungkinan hal itu berasal dari sumber alami.

"Kami sangat terkejut dengan kandungan yang ditemukan di sampel karena kami sangat mengawasi kandungan timbal seperti yang ditetapkan pemerintah," tambah Nestle.




TERBARU
Kontan Academy
EVolution Seminar Practical Business Acumen

[X]
×