kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Inggris memberlakukan karantina bagi pelancong yang datang dari Prancis


Jumat, 14 Agustus 2020 / 14:32 WIB
Inggris memberlakukan karantina bagi pelancong yang datang dari Prancis
ILUSTRASI. Penumpang tiba di Bandara Heathrow, saat Inggris mengumumkan karantina selama 14 hari untuk kedatangan internasional, menyusul penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di London, Senin (8/6/2020). REUTERS/Tobuy Melville


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LONDON. Inggris tidak punya pilihan selain memberlakukan karantina 14 hari pada semua pelancong yang tiba dari Prancis setelah meningkatnya infeksi virus corona (Covid-19) di sana. hal tersebut dikatakan menteri transportasi Grant Shapps pada hari Jumat dikutip dari Reuters.

Pemerintah Inggris pada Kamis malam mengumumkan akan memberlakukan karantina pada kedatangan orang dari Prancis, Belanda dan Malta karena tingkat infeksi Covid-19 di wilayah tersebut masih tinggi.

Namun, Prancis memperingatkan bahwa mereka akan membalas tindakan tersebut.

Baca Juga: Harga minyak mentah kembali menguat setelah persediaan minyak AS turun

Pada hari Jumat, Shapps mengatakan dia bersimpati dengan para pelancong tetapi mereka tidak boleh terkejut sepenuhnya, mengingat situasi yang berubah-ubah di sekitar pandemi Covid-19.

“Ini adalah situasi yang dinamis, dan saya tidak berpikir bahwa siapa pun ... ingin kami melakukan apa pun selain melindungi kesehatan publik dan keselamatan publik,” kata Shapps kepada Sky News.

"Itu berarti di mana kita melihat negara-negara melanggar tingkat kasus tertentu ... maka kita tidak punya pilihan selain bertindak," tambahnya.

Baca Juga: Vietnam sudah daftar untuk membeli vaksin Covid-19 Rusia

Pada bulan Juli, Inggris mengganti kebijakan pembatasan perjalanan menyeluruh dengan "koridor perjalanan" ke negara-negara dengan tingkat infeksi yang rendah. Tetapi akhir bulan itu Inggris memperkenalkan tindakan karantina untuk Spanyol, yang membuat khawatir operator perjalanan dan maskapai penerbangan, dan juga telah membatasi Belgia dan Luksemburg.

Untuk wisatawan Inggris, Prancis adalah negara kedua yang paling banyak dikunjungi setelah Spanyol. Begitu pula sebaliknya, Inggris menyediakan lebih banyak turis ke Prancis daripada negara lain.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×