kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inggris Tegaskan Tidak Akan Terlibat Perang Iran, Fokus Dorong Pembukaan Selat Hormuz


Senin, 13 April 2026 / 15:12 WIB
Inggris Tegaskan Tidak Akan Terlibat Perang Iran, Fokus Dorong Pembukaan Selat Hormuz
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer tegaskan tidak akan terseret konflik Iran. Prioritas utama Inggris: Selat Hormuz tetap terbuka demi stabilitas pasokan energi dunia. (REUTERS/Stringer)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa Inggris tidak akan terseret ke dalam konflik dengan Iran, meskipun tekanan internasional meningkat. Ia juga menyatakan bahwa pemerintahnya tidak mendukung upaya pemblokiran Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi global.

Dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live pada Senin (13/4), Starmer menekankan bahwa prioritas utama Inggris adalah memastikan Selat Hormuz tetap terbuka sepenuhnya demi menjaga stabilitas pasokan energi dunia.

"Menurut pandangan saya, sangat penting bagi kita untuk membuka Selat tersebut dan membukanya sepenuhnya, dan di situlah kami telah memusatkan seluruh upaya kami dalam beberapa waktu terakhir dan akan terus melakukannya," ujar Starmer.

Baca Juga: Harga Minyak Tembus US$100, AS Siap Blokade Selat Hormuz

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu distribusi minyak dan gas global.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia, sehingga setiap gangguan di wilayah tersebut dapat memicu lonjakan harga energi.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×