kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Ini Kecurigaan China atas Pembatasan Chip TSMC oleh Amerika


Kamis, 14 November 2024 / 07:47 WIB
ILUSTRASI. China mengatakan perintah AS kepada TSMC untuk menghentikan pengiriman chip ke China membuktikan AS bertujuan meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan. REUTERS/Jason Lee


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Pada Rabu (13/11/2024), Kantor Urusan Taiwan China mengatakan bahwa perintah AS kepada Taiwan Semiconductor Manufacturing Co untuk menghentikan pengiriman chip canggih ke beberapa pelanggan China - seperti yang dilaporkan oleh Reuters - dicurigai untuk meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan.

Selain itu, hal tersebut juga membuktikan bahwa Amerika Serikat "memainkan kartu Taiwan".

Zhu Fenglian, juru bicara Kantor Urusan Taiwan China, mengatakan Amerika Serikat bertujuan untuk memperburuk situasi dengan Taiwan dan menegaskan bahwa tindakan tersebut merusak kepentingan perusahaan Taiwan. 

Pernyataan tersebut merupakan tanggapan resmi pertama dari Tiongkok setelah Reuters melaporkan pada hari Minggu bahwa AS telah memerintahkan TSMC untuk menghentikan pengiriman chip canggih ke pelanggan China. 

Menurut seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut, TSMC menghentikan pengiriman tersebut sejak hari Senin.

Baca Juga: Huawei Rekrut Pekerja TSMC dengan Iming-iming Gaji 3 Kali Lipat

Chip tersebut sering digunakan dalam aplikasi kecerdasan buatan dan muncul setelah anggota parlemen dari Partai Republik dan Demokrat menyuarakan kekhawatiran tentang ketidakcukupan kontrol ekspor di Tiongkok dan penegakannya oleh Departemen Perdagangan.

Beberapa minggu lalu, TSMC memberi tahu Departemen Perdagangan AS bahwa salah satu chipnya telah ditemukan dalam prosesor AI Huawei.

Baca Juga: Perusahaan di Asia Bersiap Hadapi Perubahan Kebijakan Bisnis Trump

Raksasa teknologi Tiongkok Huawei, masuk dalam daftar perdagangan terbatas, yang mengharuskan pemasok memperoleh lisensi untuk mengirimkan barang atau teknologi apa pun ke perusahaan tersebut.

Tonton: Apakah Amerika Bakal Membela Taiwan di Bawah Kepemimpinan Trump Jika China Menyerang?




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×