kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Ini Rahasia Tanaman di California Mampu Bertahan Hidup di Musim Kering


Minggu, 07 Juli 2019 / 10:30 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Anda boleh berekspektasi tanaman akan tetap tumbuh di segala musim di California karena akar tanaman mencari kantong air di dalam tanah untuk bertahan hidup di musim kering.  

Tapi kebanyakan kumpulan tanaman yang dapat bertahan di California dan di negara lain dengan iklim mediterania, melakukan cara (hidup) lain. Tanaman belajar tumbuh di area yang tidak banyak menyimpan air saat musim kering.

Para ilmuwan UC Barkeley yang didanai oleh National Science Foundation (NSF) menemukan fakta bahwa tanaman dapat tumbuh dengan baik saat musim kering dan hujan, karena tanah dan gambut menyimpan air yang relatif tidak berhubungan dengan air hujan.

Hasilnya, tanaman lebih tahan di musim kering, terbukti hampir tidak ada kebakaran yang terjadi di Pantai Utara California yang membunuh ratusan sampai ribuan pohon di Sierra, Nevada.

Pengetahuan tentang gambut muncul dari project panjang NS's Eel River Critical Zone Observatory. Para ilmuwan menggambarkan siklus kehidupan air -dari langit ke tanaman, tanah dan bebatuan, sampai sungai dan kembali ke atmosfer dengan proses evaporasi dan transpirasi.

Para peneliti mendeskripsikan penemuan mereka dalam makalah yang baru dipublikasikan di jurnal Geophysical Research Letters.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×