Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Sejumlah kota di Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 disebut masih menunggu dana yang dijanjikan FIFA.
Masing-masing kota kabarnya dijanjikan US$1 juta atau sekitar Rp17,9 miliar untuk membiayai proyek warisan setelah turnamen berakhir.
Sebanyak 11 kota di AS menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Juni dan Juli.
Namun, hampir satu bulan setelah turnamen berakhir, pembayaran tersebut disebut belum juga diterima oleh kota-kota tuan rumah.
Mengutip laporan Sports Illustrated, laporan mengenai dana tersebut mencuat setelah disebutkan bahwa FIFA sebelumnya menjanjikan masing-masing US$1 juta untuk mendukung legacy projects, seperti pembangunan atau program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setelah Piala Dunia.
Baca Juga: Leicester City Resmi Dijual, Pemilik Pasang Harga Rp4,8 Triliun
Janji Dana Disebut Hanya Disampaikan Secara Lisan
Menurut laporan yang beredar, komitmen dana disampaikan secara lisan oleh jajaran manajemen senior FIFA kepada kota-kota tuan rumah.
Karena tidak ada kewajiban kontraktual, kota-kota tersebut disebut tidak memiliki dasar yang kuat untuk memaksa FIFA membayarkan dana yang dijanjikan.
Situasi ini menimbulkan kebingungan di antara para tuan rumah, terutama karena FIFA diperkirakan memperoleh pendapatan sekitar US$15 miliar dari Piala Dunia 2026.
Nilai US$1 juta untuk setiap kota tentu hanya sebagian kecil dari pendapatan tersebut. Namun, dana itu tetap penting bagi kota-kota tuan rumah karena ditujukan untuk proyek yang manfaatnya dapat dirasakan setelah turnamen selesai.
Baca Juga: UEFA vs FIFA Memanas: Ini Daftar Konflik Besar Keduanya
Infantino Belum Beri Penjelasan
Presiden FIFA Gianni Infantino belum secara langsung menanggapi laporan mengenai dana yang belum diterima tersebut.
Infantino justru mengunggah pesan melalui Instagram pada Senin (10/8) yang berisi ucapan terima kasih kepada kota-kota penyelenggara Piala Dunia 2026.
Dalam video tersebut, Infantino terlihat mengunjungi sejumlah stadion, memberikan acungan jempol, tersenyum, dan menandatangani tanda tangan untuk penggemar.
"Venue kelas dunia dan keramahan luar biasa kalian menjadikan Piala Dunia FIFA 2026 sebagai perayaan sepak bola yang bersejarah," tulis Infantino.
Pesan tersebut muncul ketika sejumlah kota tuan rumah masih menunggu dana yang disebut telah dijanjikan FIFA.
Baca Juga: Bos LaLiga Javier Tebas Kritik FIFA: Era Infantino Harus Berakhir
FIFA Dapat Pendapatan Besar dari Piala Dunia
Piala Dunia 2026 menjadi turnamen dengan skala terbesar dalam sejarah FIFA. Turnamen digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
FIFA diperkirakan memperoleh sekitar US$15 miliar dari penyelenggaraan turnamen tersebut.
Di tengah besarnya pendapatan FIFA, laporan mengenai dana US$1 juta untuk masing-masing kota tuan rumah menjadi sorotan.
Jika seluruh 11 kota AS menerima dana sesuai janji, total pembayaran yang harus dikeluarkan mencapai US$11 juta atau sekitar Rp196,6 miliar.
Namun, belum jelas kapan dana tersebut akan dibayarkan atau apakah FIFA akan merealisasikan seluruh janji tersebut.
Baca Juga: Jeff Bezos Incar Liverpool, Ini 4 Alasan Investasi di The Reds Bisa Menguntungkan













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
