Ini Varian Terbaru Covid-19 Setelah Omicron dan Delmicron, Namanya IHU

Rabu, 05 Januari 2022 | 07:39 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Ini Varian Terbaru Covid-19 Setelah Omicron dan Delmicron, Namanya IHU

ILUSTRASI. Peneliti Prancis telah mendeteksi varian Covid-19 baru, yang diduga berasal dari Kamerun. Namanya varian IHU. REUTERS/Pavel Mikheyev


KONTAN.CO.ID - PARIS. Peneliti Prancis telah mendeteksi varian Covid-19 baru, yang diduga berasal dari Kamerun. Untuk sementara waktu, mereka menamakannya sebagai 'IHU'.

Melansir Tribune India, menurut studi peer-review yang didukung oleh Pemerintah Prancis, varian baru dari garis keturunan bernama B.1.640.2 diyakini telah menginfeksi 12 orang di Prancis. Varian ini memiliki 46 mutasi.

“Untuk dua belas pasien positif SARS-CoV yang tinggal di wilayah geografis yang sama di tenggara Prancis, pengujian PCR yang menyaring mutasi terkait varian menunjukkan kombinasi atipikal,” kata Philippe Colson, dari IHU Mediterranee Infection, Marseille, Prancis.

Namun, lanjutnya, masih terlalu dini untuk berspekulasi tentang fitur virologi, epidemiologi, atau klinis dari varian IHU  berdasarkan 12 kasus tersebut.

Baca Juga: Takut Covid-19 Merajalela, Kota Yuzhou China Ini Terapkan Lockdown Bagi Warganya

Menurut penelitian, kasus pasien pertama adalah orang dewasa yang divaksinasi yang telah kembali ke Prancis dari perjalanan ke Kamerun, di Afrika tengah.

Tiga hari setelah kembali, dia mengalami gejala pernapasan ringan. Sampel nasofaring yang dikumpulkan pada pertengahan November 2021, mengungkapkan kombinasi atipikal yang tidak sesuai dengan pola varian Delta yang terlibat dalam hampir semua infeksi SARS-CoV-2 pada waktu itu. Pun demikian dengan Omicron.

Sampel pernapasan yang dikumpulkan dari tujuh pasien positif SARS-CoV-2 lainnya yang tinggal di wilayah geografis yang sama menunjukkan kombinasi mutasi yang sama yang disaring oleh PCR. Mereka adalah dua orang dewasa dan lima anak-anak (di bawah usia 15 tahun).

Baca Juga: Kasus Omicron di Indonesia Ada 254, Dua Gejala Ini Paling Banyak Dikeluhkan

Sampel pernapasan dari delapan pasien ini dikirim ke institut rumah sakit universitas Mediterranee Infection untuk pengurutan genom SARS-CoV-2 seperti yang direkomendasikan oleh otoritas kesehatan masyarakat Prancis.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru