kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Ini yang Terjadi Jika Donald Trump Terbukti Bersalah


Rabu, 05 April 2023 / 05:46 WIB
ILUSTRASI. Donald Trump menjadi mantan presiden AS pertama yang didakwa melakukan kejahatan. REUTERS/Gaelen Morse 


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Trump, yang mencalonkan diri kembali pada tahun 2024, akan diwajibkan secara hukum untuk hadir selama proses persidangan, bahkan jika persidangan jatuh di musim kampanye presiden.

“Saya pikir ini akan seperti uji coba tiga hingga empat minggu,” kata Filipkowski. "Trump bisa berada di ruang sidang setiap hari selama sebulan saat dia mencalonkan diri sebagai presiden."

Dan sementara proses atau kemungkinan pemenjaraan dapat menghambat kampanye Trump, sebagai warga negara AS yang lahir alami di atas usia 35 tahun, Trump akan memenuhi syarat untuk mencalonkan diri dan terpilih sebagai presiden AS bahkan jika dinyatakan bersalah atas tuduhan kejahatan. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×