kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Inovasi Ubah Produsen Lemak Susu Swiss Jadi Produsen Tinta Pengaman Uang


Kamis, 25 Juni 2026 / 16:21 WIB
Diperbarui Kamis, 25 Juni 2026 / 16:27 WIB
Inovasi Ubah Produsen Lemak Susu Swiss Jadi Produsen Tinta Pengaman Uang
Remi Oudinot, Director Communication Strategic Affairs SICPA saat berbincang dengan delegasi jurnali (KONTAN/Yuwono Triatmodjo)


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - PRILLY. Jika berbicara soal Inovasi di dunia, Swiss memang jagonya.

Swiss menempati peringkat pertama dalam satu dekade berturut-turut, dalam laporan tahunan Global Innovation Index (GII) yang diterbitkan oleh World Intellectual Property Organization (WIPO).

Salah satu jejak inovasi Swiss yang paling fenomenal, terekam pada sejarah SICPA SA, perusahaan yang terkenal memproduksi secutiry ink (tinta keamanan) pada banyak mata uang kertas.

Sudah sejak 1969, tinta keamanan SICPA mendapat dukungan penuh dari Interpol.

Baca Juga: Dolar AS Melemah: Yen, Yuan, Franc Swiss Beri Peluang Keuntungan?

"Sejak tahun 1982, produk SICPA digunakan dalam produksi mata uang dolar Amerika Serikat (AS)," tutur Remi Oudinot, Director Corporate Communications Strategic Affairs SICPA, kepada delegasi jurnalis Grup Media Kompas, termasuk KONTAN, saat berkunjung ke kantor SICPA di Prilly, Swiss.

Hal terjadi setelah pada era-70an, salah satu sosok keluarga pendiri SICPA, yakni Albert Amon melebarkan sayap bisnis SICPA ke wilayah Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Namun, mungkin tidak banyak orang yang tahu, bahwa pada awal berdirinya tahun 1927, perusahaan keluarga ini merupakan produsen lemak yang dipakai untuk membantu dalam memerah susu sapi. Perusahaan ini didirikan oleh Maurice Amon di Lausanne, Swiss.

Produksi lemak yang dipakai untuk membantu dalam memerah susu sapi ini juga merupakan bagian dari inovasi itu sendiri. Lemak yang digunakan untuk memerah, menyebabkan sapi tidak kesakitan sehingga produksi susu bisa lebih maksimal.

Baca Juga: Nasib Rupiah Sepekan ke Depan: Inflasi AS dan Harga BBM Jadi Kunci

Waktu berlalu, bisnis SICPA berganti menjadi produsen tinta percetakan dan untuk pertama kalinya menjadi produsen tinta keamanan yang digunakan dalam Spanish Peseta, mata uang Spanyol.

Hingga terus berkembang dan berekspansi hingga pada era 80-an, SICPA masuk ke Asia, termasuk Indonesia.

Bank Indonesia (BI) tercatat menggunakan teknologi dan fitur keamanan dari SICPA sejak tahun 2004–2005 melalui pendirian perusahaan patungan antara Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia) dan SICPA, yaitu PT Sicpa Peruri Securink.

SICPA SA, perusahaan yang terkenal memproduksi secutiry ink (tinta keamanan) pada banyak mata uang.

Kehandalan produk SICPA, menyebabkan perusahaan ini hampir menguasai hampir seluruh mata uang utama dunia.

Terdapat tiga lapisan verifikasi dalam tinta keamanannya, yakni yang terbuka (fitur yang terlihat), tersembunyi (pemeriksaan khusus di perbatasan/bandara), dan forensik (analisis tingkat laboratorium).

Baca Juga: Ketegangan Global Reda, Sejumlah Mata Uang Menguat Terhadap Dolar AS

SICPA kini memiliki lebih dari 3.000 karyawan di seluruh dunia. Sepertiga berada di Eropa, yang berkantor pusat di Swiss. Sepertiga lainnya berada di Afrika, dan sisanya di seluruh dunia dengan pertumbuhan yang sangat dinamis di Asia.

Karyawan SICPA terdiri dari 84 kewarganegaraan. "Karena ketika Anda membutuhkan para ahli, Anda membutuhkannya dari seluruh dunia," tandas Remi.

Dia menyebut, SECPA berada di lima benua, termasuk pabrik, bukan hanya kantor.

Jagan terkejut, jika satu perusahaan ini, merupakan mengelola lebih dari 6.000 paten. "Itulah kata kunci selanjutnya, inovasi," pungkas Remi.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×