kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Invitation Google+ dihentikan setelah 2 hari meluncur


Jumat, 01 Juli 2011 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengikuti rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2020). Rapat kerja tersebut membahas laporan dan pengesahan hasil Panitia Kerja Pembahasan RUU Pertanggungjawaban dan Pelaksana


Reporter: Dyah Megasari,

SAN FRANCISCO. Google Inc berhenti mengundang para pengguna internet bergabung dalam jejaring sosial baru yaitu Google+. Penghentian dilakukan kurang dari 48 jam setelah layanan anyar itu diluncurkan secara terbatas.

Wakil presiden senior bidang teknik Google, Vic Gundotra mengatakan perusahaan telah menutup invitation tersebut Rabu malam. "Permintaan yang masuk luar biasa, kita harus melakukan semua hal secara seksama dan dalam cara yang terkontrol," ujar dia.

Google meluncurkan Google+ Selasa. Langkah ini merupakan langkah paling berani dalam menyaingi fitur jejaring sosial yang di luncurkan Facebook. Sebelumnya, perusahaan pernah berusaha menggaet orang bergabung di jejaring sosial bernama Google Wave dan Google Buzz. Sayang, kedua layanan ini tak terlalu diminati oleh pengguna internet.

Seorang juru bicara Google menolak memberikan kepastian apakah Google akan kembali mengundang user untuk kembali bergabung di Google+.

"Kami meluncurkan Google+ dalam tahap uji coba. Sebagai bagian dari trial di lapangan, kami dapat menutup atau membuka Google+ bagi pengguna baru. Kami sangat senang banyak yang tertarik mencoba pendekatan baru melalui media online ini," ujar manajemen Google melalui email.




TERBARU

[X]
×