kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Iran disebut berada di jalur pembuatan senjata nuklir, apa komentar Israel?


Selasa, 07 Januari 2020 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Missiles are displayed as Iranian President Hassan Rouhani attends an armed forces parade in Tehran, Iran, September 22, 2017.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JERUSALEM. Menteri Energi Israel pada hari Selasa mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan apakah Iran berada di jalur menuju pembuatan senjata nuklir setelah mengumumkan akan meninggalkan batasan pengayaan uranium.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan," ujar Menteri Energi Israel, Yuval Steinitz, kepada Radio Israel ketika ditanya apakah Iran sedang menuju pembuatan bom atom. "Kita harus menunggu dan melihat," ujarnya seperti dilansir Reuters, Selasa (7/1).

Baca Juga: Kian memanas, Iran tinggalkan kesepakatan pembatasan pengayaan uranium

Pada hari Minggu, dua hari setelah serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad menewaskan seorang komandan militer Iran, Teheran mengatakan akan meninggalkan batasan pada pengayaan uranium.

Iran telah melanggar banyak pembatasan perjanjian nuklir 2015 dengan kekuatan dunia, yang darinya Amerika Serikat menarik diri pada 2018.

Baca Juga: Irak meminta pasukan asing keluar dari wilayahnya, Trump ancam berikan sanksi

Namun Iran juga mengatakan akan terus bekerja sama dengan pengawas nuklir AS dan dapat dengan cepat membalikkan langkah-langkahnya jika sanksi AS dihapus.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×