kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Klaim Trump: Harga Minyak Dunia Siap Anjlok Drastis?


Jumat, 17 April 2026 / 15:01 WIB
Klaim Trump: Harga Minyak Dunia Siap Anjlok Drastis?
ILUSTRASI. USA-TRUMP/ELECTION (REUTERS/Annabelle Gordon)


Sumber: White House | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pernyataan keras terkait konfrontasi geopolitik di Timur Tengah, sembari menegaskan posisi Washington terhadap Iran dan rencananya menekan harga energi global. 

Dalam pernyataan terbarunya di Gedung Putih, Trump menuding rezim Teheran telah membantai 42.000 pengunjuk rasa tak bersenjata dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan terakhir. Hanya saja klaim angka 42.000 korban jiwa merupakan klaim sepihak dari Trump, dan melampaui data verifikasi lembaga internasional saat ini.

Di tengah perang dengan Iran, Donald Trump juga membuka konfrontasi dengan Vatikan.

Trump secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap sikap Paus Leo XIV yang dia anggap memanipulasi agama untuk kepentingan militer atau politik. "Sangat penting bagi Paus untuk memahami: Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir," tegas Trump.

Tonton: Tiga Pukulan Berat Hantam Perajin Tahu, Produksi Terancam!

Bahkan, Trump melontarkan klaim kontroversial mengenai hubungan personalnya dengan lingkungan Paus. Ia menyebut menyukai saudara laki-laki Paus yang ia sebut bernama Louis Prevost yang tinggal di Port Charlotte, Florida yang menjadi salah satu pendukungnya untuk mencapai Make America Great Again (MAGA). 

"Saudaranya adalah MAGA tulen, ada atribut MAGA di seluruh rumahnya. Saya tidak berkelahi dengan Paus, tapi saya punya hak untuk tidak setuju," tambahnya.

Ekonomi RI di Ujung Tanduk?! Bank Dunia Bongkar Fakta Mengejutkan!

Blokade Selat Hormuz 

Di sektor ekonomi dan militer, Trump mengklaim blokade terhadap Iran di Selat Hormuz berlangsung sangat "luar biasa" dan kuat. Menurutnya, Iran saat ini tidak memiliki Angkatan Laut, Angkatan Udara, maupun peralatan anti-pesawat yang tersisa setelah serangkaian serangan pesawat pengebom B2 milik AS.

"Blokade ini lebih kuat daripada bom. Mereka tidak bisa berbisnis," klaim Trump. Ia juga mengklaim bahwa Teheran telah setuju untuk menyerahkan "debu nuklir" (nuclear dust) yang tersimpan jauh di bawah tanah. Target akhirnya adalah kesepakatan permanen tanpa batas waktu 20 tahun yang menjamin Iran nol senjata nuklir.

Di sisi lain, kabar positif datang dari perbatasan Israel. Trump mengklaim telah berkomunikasi dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon. 

Gencatan senjata dijadwalkan akan segera aktif, dan para pemimpin tersebut diprediksi akan bertemu di Gedung Putih dalam 4-5 hari ke depan. Ini akan menjadi pertemuan pertama kedua negara bertetangga tersebut dalam 44 tahun terakhir.

Baca Juga: Paus Leo XIV: Dunia Dikuasai Segelintir Tiran, Perang & Eksploitasi Harus Dihentikan

Terkait harga komoditas, Trump optimistis harga minyak akan segera meluncur turun ke level terendah. "Kita harus melakukan perjalanan ke Timur Tengah ini untuk menyingkirkan bahaya nuklir. Begitu ini usai, harga minyak akan jauh lebih rendah dari dua atau tiga tahun lalu," klaimnya. 

Kontan mencatat mengutip data Trading Economics dan Bloomberg, Jumat pagi, harga minyak di pasar berjangka, jenis Brent Crude terpangkas 1,35% ke level US$ 98,05 per barel, sementara WTI (West Texas Intermediate) tertekan hingga US$ 93,40 per barel.. 

Pada kesempatan itu Trump juga menegaskan komitmen kebijakan domestik seperti No Tax on Tips, No Tax on Social Security, dan No Tax on Overtime untuk memperkuat kelas pekerja AS.

Di akhir pernyataannya, Trump juga menyentuh isu hilangnya 10 ilmuwan nuklir dan kedirgantaraan AS dalam beberapa bulan terakhir, yang disebutnya sebagai hal serius yang sedang diinvestigasi. "Kita akan tahu jawabannya dalam seminggu ke depan apakah ini kebetulan atau ulah musuh asing," tandasnya.

UPDATE STOK BBM DAN MINYAK MENTAH INDONESIA, DITENGAH KRISIS ENERGI GLOBAL




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×