kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Iran: Donald Trump tunjukkan ke dunia siap untuk melakukan kejahatan perang


Selasa, 07 Januari 2020 / 20:19 WIB
ILUSTRASI. Menlu Iran Muhammad Javad Zarif mengatakan Iran akan merespons secara proporsional pembunuhan jenderal paling berpengaruh Iran oleh AS.


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Iran kembali mengecam langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Iran menyebut, pembunuhan seorang jenderal paling berpengaruh Iran oleh AS adalah tindakan terorisme negara dan Iran akan merespons secara proporsional.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam wawancara dengan CNN yang dikutip Reuters, Selasa (7/1) mengatakan Presiden AS Donald Trump telah menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap hukum internasional dengan mengancam situs budaya Iran.

Baca Juga: 35 warga Iran tewas dalam kericuhan saat pemakaman jenderal Qassem Soleimani

"Ini adalah terorisme negara," kata Zarif tentang pembunuhan Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad pekan lalu.

Zarif menegaskan, tindakan AS tersebut adalah bentuk agresi terhadap Iran, dan itu merupakan serangan bersenjata terhadap Iran.

"Kami akan merespons. Tetapi kami akan merespons secara proporsional - bukan secara tidak proporsional ... Kami tidak melanggar hukum seperti Presiden Trump," tandas Zarif.

Akhir pekan lalu, Trump mengatakan Amerika Serikat siap menyerang 52 situs Iran, termasuk beberapa yang penting bagi budaya Iran, jika Iran menyerang aset AS.

Baca Juga: Soleimani dimakamkan, Iran: Kematian bagi Amerika, semua pasukan AS adalah teroris

Trum juga mengatakan Amerika Serikat akan menyerang balik mungkin dengan cara yang tidak proporsional jika Iran menyerang target Amerika.

Kejahatan perang




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×