kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.918   -1,00   -0,01%
  • IDX 7.704   126,73   1,67%
  • KOMPAS100 1.076   17,41   1,65%
  • LQ45 784   12,04   1,56%
  • ISSI 272   4,61   1,72%
  • IDX30 417   7,26   1,77%
  • IDXHIDIV20 510   8,13   1,62%
  • IDX80 121   1,76   1,48%
  • IDXV30 138   1,94   1,42%
  • IDXQ30 134   2,17   1,64%

Iran Kembali Tegaskan Siap Hukum Israel Atas Kematian Warganya


Jumat, 05 April 2024 / 20:24 WIB
Iran Kembali Tegaskan Siap Hukum Israel Atas Kematian Warganya
Gedung konsulat Iran rata dengan tanah akibat serangan udara militer Israel, di ibu kota Suriah, Damaskus, Suriah 2 April 2024. REUTERS/Firas Makdesi


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - Iran kembali menegaskan janjinya untuk menghukum Israel dalam upacara pemakaman tujuh petugas yang tewas dalam serangan udara di Suriah. Pada hari Jumat, demonstran berkumpul membawa gambar para korban dan spanduk dengan slogan anti-Israel dan anti-Amerika.

Para korban termasuk Brigadir Jenderal Mohammad Reza Zahedi, seorang komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang tewas dalam serangan tersebut.

Mayor Jenderal Hossein Salami, panglima IRGC, menyatakan bahwa tidak akan ada tindakan musuh terhadap Iran yang tidak akan dijawab, sementara mantan komandan Garda Nasional Mohsen Rezaei menegaskan bahwa keputusan untuk melakukan pembalasan terhadap Israel telah dibuat.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Stabil, Didukung oleh Kekhawatiran Menipisnya Pasokan

Pemakaman tersebut diadakan pada Hari Quds (Yerusalem) tahunan, di mana Iran menggelar demonstrasi besar-besaran pro-Palestina dan anti-Israel di seluruh negeri. Pemimpin kelompok militan Palestina Jihad Islam, Ziad al-Nakhala, juga ikut serta dalam demonstrasi di Teheran.

Serangan udara ini merupakan yang paling berani dan mematikan dalam serangkaian serangan terhadap pejabat Iran di Suriah sejak bulan Desember. Iran memperingatkan akan adanya pembalasan keras, meningkatkan potensi konflik yang lebih luas.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan merugikan siapapun yang mencoba merugikan mereka.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Kamis (4/4), Brent ke US$89,39 dan WTI US$85,45

Di Teheran, peti mati dua perwira Iran dipajang sambil orang-orang berkabung dan mengibarkan bendera Palestina. Ketujuh petugas tersebut diperkirakan akan dimakamkan pada Jumat malam.

Demonstrasi Hari Yerusalem di Iran diadakan setiap tahun pada hari Jumat terakhir bulan puasa Ramadan untuk mendukung warga Palestina dan klaim atas Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan Palestina.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×