kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Iran memberikan penjelasan lengkap setelah mengakui menembak jatuh pesawat Ukraina


Sabtu, 11 Januari 2020 / 20:06 WIB
Iran memberikan penjelasan lengkap setelah mengakui menembak jatuh pesawat Ukraina
ILUSTRASI. Iran memberikan penjelasan lengkap setelah mengakui mereka menembak jatuh pesawat Ukraina. REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Iran memberikan penjelasan lengkap setelah mengakui mereka menembak jatuh pesawat Ukraina pada Rabu (8/1). Pesawat Ukraine International Airlines itu jatuh pada pukul 06.12 waktu setempat di Bandara Imam Khomeini, Teheran. 

Sebanyak 176 orang tewas dalam insiden pesawat Ukraina jatuh, dengan dugaan burung besi itu ditembak rudal buatan Rusia. Sempat membantah, Iran akhirnya mengakui mereka menjatuhkan maskapai Ukraine International Airlines di mana mereka menyatakan tidak sengaja. 

Baca Juga: Berikut ini deretan pesawat sipil yang jatuh akibat rudal

Militer menuturkan, pesawat jenis Boeing 737 itu dikira sebagai musuh karena memasuki "zona militer sensitif". Dilansir AFP Sabtu (11/1), berikut merupakan penjelasan yang dirilis oleh angkatan bersenjata setelah dilakukan penyelidikan: 

1. Angkatan bersenjata Iran berada dalam status siaga tinggi setelah meluncurkan misil pangkalan Irak yang menampung pasukan AS, menyusul "ancaman dari presiden Amerika dan para komandannya yang kriminal". 

2. Intensitas penerbangan pesawat militer AS di sekitar makin meningkat sejak operasi, dengan beredar laporan adanya pesawat yang menargetkan "pusat strategis" di Republik Islam. 




TERBARU

[X]
×