kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Iran peringatkan AS agar tak menyerang Suriah


Minggu, 25 Agustus 2013 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Suasana rumah sakit Mitra Keluarga di Depok, Jawa Barat, Senin (2/3/2020). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww.


Sumber: Reuters | Editor: Asnil Amri

DUBAI. Opsi melakukan intervensi militer ke Suriah oleh militer Amerika Serikat (AS) menuai tanggapan Iran. Negara yang bersahabat dengan Suriah itu bilang, jika AS jika melakukan serangan, maka AS akan mendapatkan konsekuensi berat.

Kantor berita Fars menyebutkan, serangan AS ke Suriah, sama saja dengan pelanggaran "garis merah" dan akan memiliki konsekuensi. "Amerika tahu garis merah di depan Suriah yang akan memiliki konsekuensi berat bagi Gedung Putih," tegas Massoud Jazayeri, wakil kepala staf angkatan bersenjata Iran.

Pernyataan Massoud tersebut merespons adanya pernyataan Menteri Pertahanan AS yang menyatakan adanya kemungkinan intervensi militer di Suriah.




TERBARU

[X]
×