kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.002   2,00   0,01%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Iran tangkap sejumlah orang yang terlibat dalam penembakan pesawat Ukraina


Selasa, 14 Januari 2020 / 15:44 WIB
ILUSTRASI. Para pelayat menghadiri acara untuk mengenang para korban penumpang pesawat Ukraina yang jatuh di Iran di Toronto, Ontario, Kanada, 9 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Pengadilan Iran telah menangkap beberapa orang karena peran mereka dalam kecelakaan pesawat Ukraina, yang menurut Teheran, tidak sengaja terkena rudal mereka.

Melansir Reuters, juru bicara Pengadilan Iran Gholamhossein Esmaili, Selasa (14/1), mengungkapkan penangkapan tersebut. Tapi, dia tidak memberikan perincian lebih lanjut soal siapa saja yng ditangkap.

Sementara Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan, 176 orang termasuk 57 warga Kanada yang ada di dalam pesawat nahas itu masih hidup jika ketegangan di wilayah tersebut tidak meningkat.

Baca Juga: Masuk hari ketiga, pemrotes kembali turun ke jalan tuntut Pemimpin Iran mundur

"Jika tidak ada eskalasi di wilayah tersebut, orang-orang Kanada itu sekarang ada bersama keluarga mereka," kata Trudeau dalam wawancara dengan Global News Television, Senin (13/1).

"Ini adalah sesuatu yang terjadi ketika kamu memiliki konflik dan perang. Orang yang tidak bersalah menanggung bebannya," sebut Trudeau seperti dikutip Aljazeera.com.

Beberapa orang Kanada termasuk pemimpin perusahaan terkemuka menyalahkan Trump atas kematian warga Kanada tersebut. Trudeau mengatakan, dia telah berbicara dengan Trump.

Baca Juga: Ini pernyataan Trump soal pembunuhan Soleimani yang memicu kontroversi




TERBARU

[X]
×