kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.875   -95,00   -0,56%
  • IDX 7.441   103,54   1,41%
  • KOMPAS100 1.037   16,87   1,65%
  • LQ45 760   9,37   1,25%
  • ISSI 262   5,17   2,01%
  • IDX30 401   3,98   1,00%
  • IDXHIDIV20 495   1,94   0,39%
  • IDX80 117   1,87   1,63%
  • IDXV30 135   1,59   1,20%
  • IDXQ30 129   0,82   0,64%

Israel Beli 5.000 Bom Pintar dari Boeing, Nilai Kontrak Capai US$ 289 Juta


Rabu, 11 Maret 2026 / 06:04 WIB
Israel Beli 5.000 Bom Pintar dari Boeing, Nilai Kontrak Capai US$ 289 Juta
ILUSTRASI. Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) Boeing mendapatkan kontrak dari Israel


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Boeing telah menandatangani kontrak baru senilai US$ 289 juta dengan Israel untuk mengirimkan hingga 5.000 bom pintar baru yang diluncurkan dari udara, kata sebuah sumber kepada Reuters pada hari Selasa (10/3/2026).

Kontrak baru ini tidak terkait dengan serangan udara AS-Israel yang sedang berlangsung terhadap Iran, dengan pengiriman yang dijadwalkan baru akan dimulai dalam 36 bulan, Bloomberg News melaporkan sebelumnya, mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut.

Boeing menolak berkomentar ketika dihubungi oleh Reuters.

Bom Berdiameter Kecil (Small Diameter Bomb) buatan Boeing adalah amunisi berpemandu yang dapat diluncurkan oleh jet Israel ke target yang berjarak lebih dari 40 mil (64 kilometer).

Baca Juga: Harga Minyak WTI Dibuka Menguat 5% pada Pagi Ini (11/3), Konflik Timur Tengah Memanas

Tahun lalu, Boeing mendapatkan kontrak senilai US$ 8,6 miliar dari Pentagon untuk memproduksi dan mengirimkan jet F-15 ke Israel sebagai bagian dari penjualan militer asing antara kedua pemerintah.

AS telah lama menjadi pemasok senjata terbesar bagi sekutu terdekatnya di Timur Tengah.

Reuters melaporkan di pekan lalu bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump telah melewati Kongres AS menggunakan wewenang darurat untuk mempercepat penjualan lebih dari 20.000 bom ke Israel senilai sekitar US$ 650 juta. 

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Sabtu bahwa Israel akan membeli tambahan amunisi penting senilai US$ 298 juta melalui penjualan komersial langsung.

Sebelumnya tahun ini, Departemen Luar Negeri AS menyetujui lebih dari US$ 6,5 miliar dalam tiga kontrak terpisah untuk potensi penjualan militer ke Israel, yang mencakup helikopter Apache buatan Boeing. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×