kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.006   43,00   0,24%
  • IDX 5.791   95,70   1,68%
  • KOMPAS100 752   17,00   2,31%
  • LQ45 570   13,37   2,40%
  • ISSI 201   2,28   1,15%
  • IDX30 323   7,33   2,32%
  • IDXHIDIV20 397   8,68   2,23%
  • IDX80 85   1,86   2,23%
  • IDXV30 108   1,63   1,54%
  • IDXQ30 104   2,16   2,12%

Israel sukses uji coba sistem pertahanan udara baru berbasis di laut


Rabu, 16 Desember 2020 / 13:56 WIB
ILUSTRASI. Sistem pertahanan udara Israel baru yang berbasis di laut diberi nama David's Sling.


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

Rafael adalah perusahaan senjata dan teknologi pertahanan milik negara yang didirikan untuk mengembangkan dan memproduksi senjata serta teknologi militer. Produknya akan digunakan oleh Israel dan dijual ke negara lain.

Berdasarkan laporan Fox News, semua target yang diluncurkan berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil dicegat secara bersamaan.

"Hasilnya luar biasa, semua target telah dicegat," ungkap Pini Yungman, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Divisi Pertahanan Udara dan Rudal Rafael.

Uji coba rudal pencegat ini dilakukan setelah Israel menerima empat kapal korvet kelas Sa'ar 6 dari Jerman. Kapal tersebut dapat membawa rudal seperti yang digunakan di jaringan senjata Iron Dome.

Selanjutnya: Ini kemampuan sistem pertahanan udara Iron Dome Israel yang bikin AS kepincut




TERBARU

[X]
×