kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Israel Tolak Klaim Protes yang Menyebut Perombakan Peradilan Didukung Mossad


Minggu, 09 April 2023 / 22:16 WIB
Orang-orang menghadiri demonstrasi setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memecat menteri pertahanan dan pemerintah koalisi nasionalisnya melanjutkan pemeriksaan yudisialnya, di Yerusalem, 26 Maret 2023.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  YERUSALEM.  Pemerintah Israel menolak klaim yang muncul dari dokumen yang diduga bocor dari Pentagon bahwa Mossad, dinas intelijen asing Israel, telah mendukung protes nasional terhadap usulan perombakan peradilan Israel. 

Pada hari Sabtu, The New York Times menerbitkan penilaian yang dikaitkan dengan Pembaruan Intelijen Pusat dari 1 Maret yang menyatakan bahwa kepemimpinan Mossad telah mendorong stafnya dan warga Israel untuk bergabung dalam protes massal. 

Namun, kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyangkal laporan itu dalam sebuah pernyataan, menyebutnya "bohong dan tanpa dasar apapun".

Baca Juga: Pejabat UE optimistis kesepakatan nuklir Iran segera terwujud

Rencana perombakan Netanyahu telah memicu kemarahan publik dan menimbulkan kekhawatiran di antara sekutu Barat Israel. 

Undang-undang yang diusulkan akan memungkinkan parlemen untuk mengesampingkan keputusan Mahkamah Agung dan memegang kendali atas penunjukan yudisial.

Setelah demonstrasi intensif, Netanyahu pada akhir Maret menunda reformasi untuk memungkinkan pembicaraan kompromi dengan partai-partai oposisi.

Baca Juga: Netanyahu: Agar Iran tidak punya senjata nuklir, Israel bakal lakukan segala cara

Departemen Kehakiman AS telah menghubungi Departemen Pertahanan dan memulai penyelidikan atas kebocoran dokumen yang diduga, yang mencakup beberapa topik yang berkaitan dengan keamanan nasional.

Namun, Departemen Kehakiman AS menolak memberikan komentar lebih lanjut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×