kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,94   -3,77   -0.38%
  • EMAS988.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Jatuh Lagi ke Bawah US$ 30.000, Harga Bitcoin Masih Ada di Zona Bahaya


Rabu, 25 Mei 2022 / 14:43 WIB
Jatuh Lagi ke Bawah US$ 30.000, Harga Bitcoin Masih Ada di Zona Bahaya
ILUSTRASI. Sempat menembus level US$ 30.000, harga Bitcoin kembali di bawah US$ 30.000, Rabu (25/5/2022). REUTERS/Benoit Tessier.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Sempat menembus level US$ 30.000, harga Bitcoin kembali di bawah US$ 30.000, Rabu (25/5). Analis ini menilai, mata uang kripto terbesar dari sisi market cap itu ada di zona bahaya.

Mengacu data CoinMarketCap pada Rabu (25/5) pukul 14.30 WIB, harga Bitcoin ada di US$ 29.777,21 tapi masih naik 1,37% dalam 24 jam terakhir.

"Bitcoin berada di zona bahaya karena sentimen untuk aset berisiko telah jatuh dari tebing," kata  Analis Pasar Senior Oanda Edward Moya kepada CoinDesk.

Dalam sepotong kecil kabar baik, Indeks Ketakutan & Keserakahan Bitcoin sedikit meningkat dalam beberapa hari terakhir, menunjukkan sentimen bearish bisa berkurang, terutama jika harga melewati US$ 30.000.

Baca Juga: Harga Bitcoin Makin Jatuh, Robert Kiyosaki Prediksi Kejatuhan Hingga Level Ini

Indeks Ketakutan & Keserakahan Bitcoin telah terjebak di zona "ketakutan" selama sebulan terakhir, dan mencapai tingkat ketakutan terendah kedua yang tercatat dalam sejarah indeks minggu lalu. 

Hanya, Moya mencatat, bahkan penurunan imbal hasil obligasi AS, "yang membuat kripto menarik," telah gagal menggerakkan investor. "Saat ini, tidak ada yang mau membeli saat penurunan harga," ujarnya. 

Menurut dia, harga Bitcoin bisa menguji support tepat di atas US$ 25.000 dan US$ 20.000 tetap menjadi kemungkinan yang bisa terjadi. 

"Bitcoin tidak bisa stabil sampai Wall Street terlihat tenang, dan itu mungkin tidak akan terjadi dalam beberapa saat ke depan," imbuh Moya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×