kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jepang akan umumkan darurat corona selama enam bulan


Senin, 06 April 2020 / 13:32 WIB
ILUSTRASI. Japan's Prime Minister Shinzo Abe wipes his nose as he holds a news conference on Japan's response to the coronavirus disease (COVID-19) outbreak, at his official residence in Tokyo, Japan, March 28, 2020. REUTERS/Issei Kato TPX IMAGES OF THE DAY


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID -  TOKYO. Kondisi penyebaran virus corona yang semakin masif membuat pemerintah Jepang sedang menyiapkan pengumuman keadaan darurat. Rencananya Selasa (7/4), pemerintah Jepang akan mengumumkan keadaan darurat itu.

Nah, menariknya Jepang sedang mempertimbangkan periode enam bulan keadaan darurat menanggapi pandemic corona. Seperti diberitakan Reuters Senin (6/4), mengutip stasiun televisi Tokyo Broadcasting System, sumber di pemerintahaan menyebutkan keadaan darurat akan ditetapkan di Tokyo dan tiga kota lainnya termasuk  Osaka.

Pemerintah Jepang sudah melaporkan 130 lebih kasus infeksi baru virus Corona di ibu kota Tokyo Minggu (5/4) kemarin.

Ini merupakan angka infeksi baru harian tertinggi dan membuat jumlah total orang terinfeksi virus Corona menjadi lebih dari 1.000 orang. Hingga Sabtu (4/4) kemarin, total korban tewas sebanyak 77 orang. 

Tokyo merupakan salah satu kota yang paling parah penyebaran virus mematikan ini.




TERBARU

[X]
×