kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Jepang Bekukan Penjualan Saham Senilai US$ 20 Miliar


Senin, 13 Oktober 2008 / 08:26 WIB
ILUSTRASI. Petugas BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) AL-Barokah melayani masyarakat yang melakukan pinjaman untuk hajatan di Desa Gambor, Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (6/11/2018). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/ama.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Kondisi bursa global yang masih tidak menentu membuat sejumlah negara memberlakukan sejumlah kebijakan baru. Tak terkecuali Jepang. Harian Nikkei hari ini menulis, pemerintah Negeri Sakura itu berencana membekukan penjualan saham yang totalnya mencapai 2 triliun yen atau setara dengan US$ 20 miliar yang di beli dari Bank of Japan (BoJ) antara tahun 2002 dan 2006. Langkah ini ditujukan untuk mengerem jatuhnya bursa Jepang lebih dalam lagi.

Lebih jauh Nikkei menulis, pemerintah dan bank terbesar di Jepang itu akan segera melakukan pelarangan penjualan selama enam bulan. Sayangnya, Nikkei tidak menyebutkan dari mana sumber berita itu berasal.

Selain itu, untuk mendukung sistem finansial yang saat ini semakin tertekan akibat utang yang tinggi, Pemerintah Jepang juga berencana untuk membeli saham dari pihak bank. Dalam sepuluh tahun ke depan, Pemerintah dan BoJ juga berencana untuk menjual seluruh saham yang dibeli dari institusi finansial.

 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×