kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jepang Bekukan Penjualan Saham Senilai US$ 20 Miliar


Senin, 13 Oktober 2008 / 08:26 WIB
ILUSTRASI. Petugas BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) AL-Barokah melayani masyarakat yang melakukan pinjaman untuk hajatan di Desa Gambor, Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (6/11/2018). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/ama.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Kondisi bursa global yang masih tidak menentu membuat sejumlah negara memberlakukan sejumlah kebijakan baru. Tak terkecuali Jepang. Harian Nikkei hari ini menulis, pemerintah Negeri Sakura itu berencana membekukan penjualan saham yang totalnya mencapai 2 triliun yen atau setara dengan US$ 20 miliar yang di beli dari Bank of Japan (BoJ) antara tahun 2002 dan 2006. Langkah ini ditujukan untuk mengerem jatuhnya bursa Jepang lebih dalam lagi.

Lebih jauh Nikkei menulis, pemerintah dan bank terbesar di Jepang itu akan segera melakukan pelarangan penjualan selama enam bulan. Sayangnya, Nikkei tidak menyebutkan dari mana sumber berita itu berasal.

Selain itu, untuk mendukung sistem finansial yang saat ini semakin tertekan akibat utang yang tinggi, Pemerintah Jepang juga berencana untuk membeli saham dari pihak bank. Dalam sepuluh tahun ke depan, Pemerintah dan BoJ juga berencana untuk menjual seluruh saham yang dibeli dari institusi finansial.

 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×