kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Jepang dan Prancis pererat kerja sama dalam pengembangan teknologi mobil


Senin, 02 September 2019 / 20:16 WIB
Jepang dan Prancis pererat kerja sama dalam pengembangan teknologi mobil
ILUSTRASI. Logo Renault dan Nissan

Sumber: Reuters | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang dan Prancis telah bersepakat untuk berbagi informasi dan mengeksplorasi kerja sama yang lebih dalam soal teknologi untuk mobil generasi mendatang. Hal ini menjadi sebuah langkah yang juga dapat memperbaiki aliansi yang tegang antara Nissan dan Renault.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Perdagangan Jepang mengatakan kedua pemerintah telah sepakat untuk memulai pembicaraan untuk meningkatkan peluang kerja sama di berbagai bidang seperti teknologi otonom, baterai dan kendaraan listrik.

Baca Juga: Aktivitas pabrik di Asia melemah pada Agustus sebagai buntut dari perang dagang

Dilansir dari Reuters, kedua pihak sepakat untuk membahas kebijakan untuk berbagi informasi, mendukung transformasi lingkungan industri otomotif dan bertukar pendapat tentang kemungkinan kerjasama lebih lanjut dalam kebijakan untuk industri otomotif.

Menteri Perdagangan Jepang Hiroshige Seko dan Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire juga telah mengkonfirmasi perlunya mendukung aliansi antara Nissan dan Renault. 

Sementara itu, produsen mobil di seluruh dunia sedang berjuang untuk memenuhi pertumbuhan yang sangat cepat karena kemunculan kendaraan listrik, dan kendaraan otonom.

Baca Juga: Perang dagang makin sulit ditebak ujungnya

Di sisi lain, aliansi Nissan dengan Renault yang sebagian dimiliki oleh Prancis, telah terguncang menyusul pemecatan mantan Chairman Carlos Ghosn.


Tag


TERBARU

Close [X]
×