kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jepang dan Prancis pererat kerja sama dalam pengembangan teknologi mobil


Senin, 02 September 2019 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Logo Renault dan Nissan


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang dan Prancis telah bersepakat untuk berbagi informasi dan mengeksplorasi kerja sama yang lebih dalam soal teknologi untuk mobil generasi mendatang. Hal ini menjadi sebuah langkah yang juga dapat memperbaiki aliansi yang tegang antara Nissan dan Renault.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Perdagangan Jepang mengatakan kedua pemerintah telah sepakat untuk memulai pembicaraan untuk meningkatkan peluang kerja sama di berbagai bidang seperti teknologi otonom, baterai dan kendaraan listrik.

Baca Juga: Aktivitas pabrik di Asia melemah pada Agustus sebagai buntut dari perang dagang

Dilansir dari Reuters, kedua pihak sepakat untuk membahas kebijakan untuk berbagi informasi, mendukung transformasi lingkungan industri otomotif dan bertukar pendapat tentang kemungkinan kerjasama lebih lanjut dalam kebijakan untuk industri otomotif.

Menteri Perdagangan Jepang Hiroshige Seko dan Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire juga telah mengkonfirmasi perlunya mendukung aliansi antara Nissan dan Renault. 

Sementara itu, produsen mobil di seluruh dunia sedang berjuang untuk memenuhi pertumbuhan yang sangat cepat karena kemunculan kendaraan listrik, dan kendaraan otonom.

Baca Juga: Perang dagang makin sulit ditebak ujungnya

Di sisi lain, aliansi Nissan dengan Renault yang sebagian dimiliki oleh Prancis, telah terguncang menyusul pemecatan mantan Chairman Carlos Ghosn.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×