kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jepang Pertimbangkan Ekspor Rudal Anti-Kapal ke Filipina


Jumat, 15 Mei 2026 / 09:04 WIB
Jepang Pertimbangkan Ekspor Rudal Anti-Kapal ke Filipina
ILUSTRASI. Prajurit Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF) (Issei Kato/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pertahanan tengah mempertimbangkan ekspor rudal anti-kapal Type 88 ke Filipina.

Informasi ini dilaporkan oleh lembaga penyiaran publik Jepang, NHK, pada Jumat (15/5/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari perubahan besar kebijakan ekspor pertahanan Jepang yang diumumkan bulan lalu, setelah Tokyo merevisi aturan yang selama beberapa dekade membatasi penjualan senjata ke luar negeri.

Baca Juga: China Ingin Selat Hormuz Dibuka Tanpa Pembatasan

Reformasi Besar Aturan Ekspor Senjata

Jepang baru-baru ini mencabut sejumlah pembatasan ketat dalam ekspor alat utama sistem persenjataan (alutsista), membuka peluang untuk penjualan kapal perang, rudal, dan berbagai peralatan militer lainnya ke negara mitra.

Perubahan kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis Jepang untuk memperkuat industri pertahanannya sekaligus memperdalam kerja sama keamanan dengan negara-negara Asia, di tengah meningkatnya pengaruh China di kawasan.

Baca Juga: AS Targetkan Kesepakatan Pertanian Puluhan Miliar Dolar Usai Pertemuan Trump–Xi

Penguatan Kerja Sama Jepang–Filipina

Jepang dan Filipina selama ini telah memperkuat kerja sama pertahanan, termasuk melalui latihan militer bersama dengan Amerika Serikat dan Australia.

Dalam latihan terbaru, pasukan Jepang diketahui telah menembakkan rudal anti-kapal Type 88 bersama mitra militernya.

Selain itu, Tokyo dan Manila juga telah memulai pembahasan terkait kemungkinan transfer peralatan militer, termasuk kapal perusak kelas Abukuma dan pesawat TC-90.

Baca Juga: AS Mau Seret Raul Castro ke Pengadilan, Ini Dakwaan yang Diajukan

Respons Resmi Masih Ditunggu

Baik Kementerian Pertahanan Jepang maupun pihak pertahanan Filipina belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut.

Namun, menurut NHK, rencana ekspor rudal ini masih berada pada tahap kajian dan pembahasan internal.

Langkah Jepang ini dipandang sebagai bagian dari strategi lebih luas untuk memperkuat aliansi keamanan di kawasan Indo-Pasifik di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×