Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - BERLIN. Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menekankan Iran harus menghentikan serangan irresponsif terhadap negara ketiga. Namun ia menilai tidak ada ancaman langsung terhadap aliansi NATO.
Dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Belanda, Wadephul mengumumkan bantuan kemanusiaan tambahan hampir € 100 juta sekitar Rp 1,87 triliun untuk kawasan Timur Tengah. Ia menekankan bahwa negara-negara harus memastikan pengungsian warga akibat konflik tidak berubah menjadi gelombang pengungsi baru.
Baca Juga: Intelijen Lithuania Ungkap Rusia Perluas Unit Militer di Perbatasan NATO
“Sepenuhnya tidak dapat dibenarkan bahwa Iran menyerang negara-negara yang tidak terlibat dan tidak ikut menyerang Iran,” ujarnya.
Selain itu, Wadephul menegaskan Ukraina tetap menjadi prioritas keamanan utama Jerman dan mendesak Hongaria menghentikan hambatan terhadap bantuan ke Ukraina.
Langkah ini menunjukkan komitmen Berlin untuk tetap menyeimbangkan respons terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah sambil menjaga fokus keamanan Eropa dan dukungan bagi sekutu NATO.













